Kejar Target 8.000 Sambungan di 2026, PDAM Bojonegoro Maksimalkan Waduk Gongseng

oleh -7 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 03 at 10.14.50 AM
Dirut PDAM Bojonegoro M. Khairul Anwar (Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – PDAM Tirta Buana Bojonegoro menjadikan Waduk Gongseng sebagai salah satu sumber air utama setelah Bengawan Solo dalam pengembangan jaringan air bersih di sejumlah wilayah. Pemanfaatan waduk tersebut diproyeksikan mampu mendukung peningkatan cakupan layanan hingga 8.000 sambungan rumah (SR) pada tahun 2026.

Direktur PDAM Bojonegoro M. Khairul Anwar mengatakan pengembangan jaringan air bersih saat ini difokuskan pada optimalisasi sumber air dari Waduk Gongseng, selain dukungan dari Bengawan Solo. Menurutnya, ketersediaan air baku dari Waduk Gongseng masih mencukupi untuk menopang perluasan layanan ke berbagai kecamatan.

“Fokus utama pengembangan dari Wedoro yang dibangun PU kemarin agar bisa optimal untuk masyarakat. Sumber air dari Waduk Gongseng masih sangat memungkinkan untuk mendukung pengembangan jaringan. Target kami di 2026 bisa mencapai 8.000 sambungan rumah,” ujarnya, Selasa (3/2).

Pengembangan jaringan tersebut menyasar wilayah Sugihwaras, Kepohbaru, Kedungadem, Sumberejo, hingga kawasan barat Bojonegoro, termasuk Kecamatan Ngambon. PDAM memastikan pemanfaatan Waduk Gongseng menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas suplai air bersih ke wilayah-wilayah tersebut.

Khairul menjelaskan optimalisasi Waduk Gongseng juga menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan saat musim kemarau. Meski demikian, PDAM tetap berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro dan BPBD dalam penanganan daerah rawan kekeringan.

Dalam mendukung penyaluran air dari sumber tersebut, PDAM melakukan pengembangan jaringan pipa secara bertahap menggunakan investasi internal perusahaan. Hingga saat ini, sekitar 5 kilometer jaringan pipa telah dibangun di wilayah Kedungadem, Kepohbaru, dan Sumberejo Kidul untuk membuka akses layanan ke kawasan yang sebelumnya belum terjangkau.

“Per awal Februari ini, sambungan rumah yang sudah terpasang kurang lebih mencapai 600 SR,” ungkapnya.

Selain itu, PDAM juga memanfaatkan jaringan pipa untuk menyuplai air baku ke sejumlah desa melalui kerja sama pam desa. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa desa, seperti Mojosari, Kepohbaru, dan Cengkir.

“Kami sudah melakukan MoU suplai air baku dari pipa PDAM ke Desa Mojosari, Kepohbaru, dan Cengkir. Mojosari hampir 300 pelanggan, Cengkir sekitar 100 pelanggan, dan Kepohbaru sudah terakses sejak Desember,” terangnya.

Pengembangan serupa juga dilakukan di wilayah Siwalan dan desa sekitarnya. Melalui pembangunan jaringan pipa sepanjang dua kilometer, kawasan ini diproyeksikan mampu melayani sekitar 150 sambungan rumah dengan suplai air yang juga bersumber dari sistem PDAM.

Terkait tarif, Khairul menegaskan hingga tahun 2026 tidak ada rencana penyesuaian harga air. Kebijakan tersebut diambil agar daya beli masyarakat tetap terjaga, meskipun menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

“Tarif tetap. Pertimbangannya agar inflasi tetap terjaga. Walaupun ini menjadi PR bagi kami, pelayanan tetap harus berjalan,” tegasnya.

Ke depan, PDAM Bojonegoro menargetkan pemanfaatan Waduk Gongseng dan sumber air lainnya dapat meningkatkan cakupan pelayanan, mengurangi wilayah terdampak kekeringan, serta mendorong peningkatan pendapatan perusahaan.

“Pendapatan meningkat tentu berdampak pada dividen, tapi yang paling penting PDAM itu orientasinya pelayanan sosial. Bukan murni bisnis, melainkan bagaimana melayani masyarakat lebih luas,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.