Kejari Sidoarjo Bergelut dengan Kasus Kekerasan Seksual dan Judi Online

oleh -1481 Dilihat
IMG 20240710 WA0005
Kasipidum Kejari Sidoarjo (tengah) sedang melakukan teleconference.

KabarBaik.co – Kasus dugaan pencabulan seorang pengasuh Pondok Pesantren Al Mahdiy di Sidoarjo masih bergulir di tangan penyidik Polresta Sidoarjo. Penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap tersangka Hidayatullah Fuad Basyaiban atas dugaan pencabulan dengan korban seorang santriwatinya sendiri.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo Hari di menuturkan hingga saat ini pihaknya masih belum menerima berkas penyidikan dadi Polresta Sidoarjo.

“Belum ada, masih di penyidik Kepolisian,” ujarnya, Rabu (8/7).

Lebih lanjut Hafidi menjelaskan bahwa pihaknya hanya sebatas menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). “Belum ada surat lainnya. Artinya penyidikan masih berproses, nanti akan kita sampaikan kalau ada perkembangan,” lanjutnya.

Untuk kasus pelecehan seksual atau asusila menurutnya di Sidoarjo saat ini tidak terlalu banyak yang masuk ke Kejari Sidoarjo. Dalam semester awal ini hanya ada 15 kasus. Itu pun rata-rata pelaku dan korban masih seumuran.

“Paling banyak dilakukan oleh pacarnya, atau teman seusianya. Paling banyak kasus itu terjadi di lingkungan SMA sederajat. Kalau guru ke muridnya, baru kali ini kami tangani. Mungkin sebelumnya sudah ada, tapi tidak sampai ke kejaksaan. Khusus Sidoarjo loh ya,” katanya.

Untuk itu, pihak Kejaksaan sendiri juga memiliki program pencegahan yakni Jaksa Masuk Sekolah. Dalam hal ini, siswa diberikan pemahaman terkait hukum, kemudian apa saja yang berpotensi terjerat hukum. Sehingga diharapkan mereka bisa mengantisipasi hal tersebut. “Termasuk masalah pergaulan bebas tadi,” ujarnya.

Meski semester awal ini tindak pidana di Sidoarjo masih didominasi narkotika dan perkelahian, namun juga ada sejumlah kasus lainnya seperti judi online (judol). Meski saat ini tengah marak tapi jumlahnya tak begitu banyak. “Judol ini sekitar 15 kasus yang sampai ke kejaksaan,” jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.