Kelalaian Jadi Mayoritas Penyebab Kebakaran di Kota Blitar

oleh -250 Dilihat
0980eca7 08f1 41c1 bc97 360d9162e7bf
Anggota pemadam kebakaran saat memadamkan api. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Sepanjang Januari hingga pertengahan Desember tahun 2025, UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar mencatat sebanyak 19 kejadian kebakaran. Jumlah tersebut disebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar Bayu Wijayanto. “Sepanjang Januari sampai pertengahan Desember tahun ini, total kebakaran yang kami tangani ada 19 kejadian,” ujarnya, Jumat (19/12)

Menurut Bayu, angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode Januari hingga akhir Desember 2024 yang mencapai 31 kejadian kebakaran.

“Jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2024, yang tercatat sebanyak 31 kejadian,” katanya.

Bayu menjelaskan, penyebab kebakaran paling banyak berasal dari kelalaian masyarakat, seperti lupa mematikan kompor dan korsleting listrik. Kondisi tersebut kerap terjadi, terutama saat musim penghujan.

“Faktor penyebab kebakaran paling banyak karena kelalaian, di antaranya lupa mematikan kompor serta korsleting listrik, terutama di musim hujan,” jelasnya.

Adapun jenis kebakaran yang ditangani Damkar Kota Blitar meliputi kebakaran rumah, toko, kendaraan mobil, meteran listrik, hingga kebakaran pohon.

Bayu menambahkan, dari seluruh 19 kejadian kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2025 tersebut, tidak ada insiden yang menimbulkan korban jiwa.

“Dari total kejadian itu, tidak ada yang menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.