KabarBaik.co – Warga Kecamatan Rambipuji, Jember geger setelah adanya kabar seorang remaja berinisial R, 14 tahun yang tewas akibat hanyut di Sungai Paseban Bedadung.
Korban sendiri merupakan dilaporkan hanyut di sungai pada Minggu (18/1) dini hari. Korban yang diketahui merupakan warga Dusun Paseban, Desa Rowotamtu, Jember yang masih duduk di kelas 2 SMP dan menyandang kebutuhan khusus.
Setelah proses pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di wilayah Kecamatan Balung.
Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Jember, korban dilaporkan keluar rumah tanpa pamit pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diduga kuat langsung menuju Sungai Paseban Bedadung yang berada di dekat kediamannya, tepatnya di area DAM Curah Malang.
“Korban memang diketahui sering bermain di sekitar lokasi tersebut. Saat meninggalkan rumah, korban mengenakan baju hitam dan celana pendek hitam,” ujar Kepala BPBD Jember Edy Budi, Minggu (18/1).
Pihak keluarga dan warga yang menyadari hilangnya korban segera melakukan pencarian.
“Laporan resmi diterima oleh pihak berwenang pada pukul 06.30 WIB, yang kemudian segera direspon oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bersama Basarnas dan relawan,” ungkapnya.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 08.00 WIB. Jenazah korban ditemukan oleh warga dan relawan Destana (Desa Tangguh Bencana) di aliran Sungai DAM Ireng, Desa Gumelar, Kecamatan Balung. Lokasi penemuan ini cukup jauh dari titik awal korban diduga terjatuh.
“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Edy.
Pihak BPBD Jember juga telah melakukan asesmen dan memberikan bantuan logistik kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan moril.
Meski cuaca di lokasi terpantau cerah berawan, arus sungai yang cukup kuat diduga menjadi faktor korban terseret hingga ke wilayah kecamatan tetangga.(*)







