KabarBaik.co – Saat ini banyak bantaran sungai di Kabupaten Pasuruan yang beralih fungsi. Kondisi tersebut sangat membahayakan masyarakat sekitar. Karena itu, untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan di sepanjang bantaran Sungai Brantas, Kodim 0819 Pasuruan mengajak masyarakat melakukan penanaman pohon.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari pimpinan TNI yang dilaksanakan oleh setiap distrik yang ada di daerah. Untuk Distrik Pasuruan, kegiatan dipusatkan di bantaran Sungai Brantas yang berada di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Dalam program penghijauan bertema ’Brantas Bersinar’ itu disediakan 3.000 bibit pohon produksi dan bibit tanaman buah. Pohon-pohon itu kemudian ditanam di sepanjang bantaran Sungai Brantas sepanjang dua kilometer.
Komandan Kodim 0819 Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak menyampaikan, program penghijauan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan lingkungan sungai. Pihaknya terlibat aktif dalam pencegahan banjir sejak dini, serta mengembalikan ekosistem alam yang mulia rusak.
“Program ini salah satu pencegahan banjir sejak dini dengan penyelamatan tanggul sungai, serta ekosistem alam kembali dengan banyaknya pohon,” kata Noor Iskak, Jumat (30/8).
Noor Iskak menyatakan, kegiatan yang diikuti seluruh jajaran Kodim 0819 di setiap wilayah itu sebagai program pembinaan teritorial lingkungan hidup di wilayahnya. ”Kenapa dipilih bibit tanaman buah dalam program penghijauan ini? Agar nantinya bisa menjadi bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegas Noor Iskak.
Menurut Noor Iskak, pohon dan tanaman yang berbuah tersebut nantinya memiliki nilai jual dan dapat membantu ekonomi warga. Bahkan bisa dijadikan obyek wisata petik buah. “Kita pilih bibit tanaman buah agar nantinya bisa menjadi nilai ekonomi di masyarakat, apalagi kalau dirawat bisa dijadikan obyek wisata,” tegasnya.
Salah satu perwakilan warga, Hadi Suseno sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas Kodim 0819 Pasuruan itu. Menurutnya, dengan penanam bibit tanaman buah nantinya sangat membantu perekonomian warga desa. “Sangat bagus program penghijauan dari Kodim, dimana kondisi bantaran sungai banyak beralih fungsi dan saat ini dikembalikan dengan penanaman pohon,” ucap Hadi. (*)






