KabarBaik.co — Kementerian Pertanian (Kementan) RI melepas bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sejak 23 November 2025. Banjir besar tersebut menyebabkan akses transportasi terputus dan aktivitas masyarakat lumpuh di beberapa daerah.
Prosesi pelepasan bantuan dilaksanakan di Lobi Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Bantuan yang dihimpun dari berbagai unit kerja, mitra, dan pelaku usaha sektor pertanian tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Salah satu kontribusi terbesar datang dari PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) yang menyerahkan tujuh truk Gula Kristal Putih (GKP) dan tiga truk makanan siap saji sebagai langkah cepat menanggapi situasi darurat.
Menteri Pertanian menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan di daerah terdampak menjadi prioritas utama pemerintah dalam fase tanggap bencana.
“Kami memastikan negara hadir dan bergerak cepat. Bantuan yang dilepas hari ini adalah wujud komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan pangan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana. Kolaborasi pemerintah, BUMN, dan mitra seperti PT SGN menjadi kekuatan penting untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujar Andi Amran Sulaiman, Sabtu (6/12).
Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasional usaha.
“Bantuan ini kami siapkan agar kebutuhan pangan dasar warga dapat segera terpenuhi di tengah situasi darurat. Kami berharap suplai gula dan makanan siap saji ini dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat,” tuturnya.
Acara pelepasan bantuan dihadiri pimpinan Kementan, para Direktur Jenderal, Kepala Badan, Staf Ahli, Staf Khusus, serta perwakilan BUMN, swasta, asosiasi pertanian, dan lembaga kemanusiaan. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong lintas sektor dalam merespons bencana yang berdampak luas di sejumlah provinsi di Sumatera.
Kementan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan komitmen untuk terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat.






