Kerajinan Rakyat Jadi Penopang Kenaikan Ekspor Blitar

oleh -110 Dilihat
21882cc1 823e 4ff8 9608 2a07eabd623f
Kerajinan kendang khas Blitar. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Blitar – Nilai ekspor Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, total nilai ekspor pada 2025 tercatat mencapai Rp 17.990.227.397, naik dari capaian tahun 2024 yang berada di kisaran Rp 14,8 miliar.

Kepala Disperindag Kabupaten Blitar Darmadi, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri Kabupaten Blitar terus bergerak ke arah positif.

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil konsistensi pelaku usaha lokal dalam menjaga kualitas produk, disertai dukungan fasilitasi dari pemerintah daerah.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2024, nilai ekspor tahun 2025 memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini menjadi indikator bahwa produk unggulan Kabupaten Blitar masih memiliki daya saing di pasar internasional,” ujar Darmadi, Sabtu (31/1).

Ia menjelaskan, kontribusi terbesar nilai ekspor masih didominasi sektor industri kreatif dan manufaktur berbasis kerajinan. Komoditas kendang jimbe menjadi penyumbang utama dengan nilai ekspor lebih dari Rp 14,9 miliar.

Produk tersebut dihasilkan oleh pabrik yang beroperasi di Kabupaten Blitar dengan negara tujuan utama China.

Selain kendang jimbe, komoditas tembakau iris juga memberikan kontribusi ekspor dengan nilai lebih dari Rp 1,26 miliar yang dikirim ke Kamboja. Produk furnitur turut menyumbang nilai ekspor sekitar Rp 1,04 miliar dengan tujuan Amerika Serikat.

Adapun sektor tanaman hias mencatatkan nilai ekspor sebesar Rp 214,7 juta yang dipasarkan ke Hongkong dan Singapura.

Darmadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Blitar terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan nilai ekspor. Salah satunya melalui kegiatan audisi dan inkubasi ekspor (ADI ekspor) yang rutin dilaksanakan setiap tahun bekerja sama dengan Export Center Surabaya.

“Melalui pelatihan tersebut, pelaku usaha dibekali peningkatan kapasitas, mulai dari kualitas produk, pengemasan, hingga pemenuhan standar ekspor. Termasuk untuk produk makanan yang kini mulai difasilitasi agar dapat menembus pasar internasional,” jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.