Ketua Dewan Berpulang, Sekretariat DPRD Surabaya dan Kolega Turut Berduka

oleh -62 Dilihat
Kenangan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono

KabarBaik.co, Surabaya – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono meninggal saat menjalani perawatan di RS MRCCC Siloam Jakarta, Selasa (10/2).

Awi, sapaan akrab politisi PDIP ini, menjalani perawatan medis lantaran mengalami sakit cukup lama. Meninggalnya Awi membuat suasana Gedung DPRD Surabaya tempat dia berkantor berduka

Sekretaris DPRD Surabaya Musdiq Ali Suhudi mengatakan jenazah akan dibawa dari Jakarta ke Surabaya pada Rabu (11/2) siang dan akan disemayamkan di Grand Heaven, Taman, Sidoarjo.

Musdik menjelaskan usai disemayamkan rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU Keputih pada Kamis (12/2).

Sekretariat DPRD Surabaya, kata Musdiq, sangat berduka atas kepergian Adi Sutarwijono. Menurutnya, selama memimpin DPRD Surabaya yang bersangkutan cukup baik dan berdedikasi termasuk dalam memberi arahan dan koordinasi soal ritme kerja di DPRD Surabaya.

“Dalam catatan kami Pak Adi cukup bagus dan berintegritas, kami kerap terbantu dalam hal koordinasi, termasuk soal tugas pokok dan fungsi terutama kami yang ada di sekretariat,” ujarnya.

Musdiq menegaskan pimpinan dan seluruh staf maupun karyawan ikut berbelasungkawa. “Semoga Pak Adi diberi jalan lapang dan keluarga yang ditinggalkan mendapat keaabaran,” ujarnya.

Duka juga menyelimuti para kolega Adi Sutarwijono di DPRD Surabaya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Budi Leksono mengaku sangat kehilangan rekan seperjuangan. Menurutnya, duka yang dirasakan atas kepergian Adi Sutarwijono tak hanya di DPC PDP Surabaya tapi juga di lingkungan DPRD Surabaya.

“Sebagai kader, beliau cukup bagus dan banyak memberi arahan positif. Sebagai anggota dewan, yang bersangkutan cakap dalam mengurai setiap persoalan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni juga mengaku sangat kehilangan kawan seperjuangan di DPRD Surabaya.

“Bagaimanapun Mas Adi banyak memberi warna dalam perkembangan Kota Surabaya,” ujar Toni.

Dia mengatakan selama dirinya duduk bersama Awi di pimpinan DPRD Surabaya, banyak pelajaran yang bisa dipetik.

“Soal demokrasi itu pasti, kerap Mas Adi mengingatkan kami untuk fokus sebagai legislator agar mengesampingkan ego sektoral. Sebab saat kita duduk di DPRD maka harus siap menghibahkan dirinya untuk rakyat secara keseluruhan,” ujarnya.

Toni juga menyebut soal kesabaran. Menurutnya, berada di puncak kepemimpinan DPRD Surabaya tak lantas membuat Adi Sutarwijono yang merupakan mantan wartawan berlaku sewenang-wenang.

“Sebagai politisi cukup sabar, benturan, serangan, tidak dihadapi dengan amarah. Ini yang membuat kami banyak belajar,” ujar pria yang juga mantan wartawan tersebut.

Dia berharap dengan berpulangnya Ketua DPRD Surabaya tidak lantas mengendorkan semangat para anggota dewan dalam mengabdi untuk masyarakat namun jadi pelecut semangat lantaran banyak hal positif yang bisa diambil dari almarhum.

“Selamat jalan kawan, semoga damai di alam sana,” doa Toni. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.