KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menggelar Soft Launching Alun-alun Jember pada Sabtu (14/12).
Namun kegiatan itu memunculkan reaksi dari Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jember, David Handoko Seto. Ia menyebut bahwa soft launching yang dilakukan oleh Bupati Hendy Siswanto terkesan dipaksakan.
“Kami melihat itu tidak tepat dan seperti terburu-buru, karena jika melihat kondisi di lokasi masih berantakan,” ujar David.
David mengungkapkan, jika masih ada beberapa titik pekerjaan yang menurutnya masih belum rampung.
“Saya keliling itu masih ada semen, pasir yang tercecer bahkan ada tegel yang retak, itu seharusnya sudah bersih baru dilaunching,” ungkapnya.
Lebih lanjut David menyinggung bahwa pihak pemenang tender atau pemborong yang mempunyai rekam jejak negatif. Karena diduga telah di-blacklist di beberapa daerah.
“Informasi yang kami dapat itu diduga hanya pinjam bendera saja yang tentunya itu akan kami dalami lagi,” katanya.
Atas beberapa temuan itu, David menyimpulkan bahwa soft launching yang dilakukan Bupati Hendy tidaklah tepat. (*)







