KabarBaik.co – Tidak semua pengabdian berakhir di tanah kelahiran. Bagi Briptu April Sihotang, tugas mulia justru membawanya ke ribuan kilometer dari rumah, menjadi penengah di tengah gejolak Afrika Tengah.
Tidak semua orang mendapat kesempatan mengabdi di panggung internasional. Namun, Briptu April Sihotang, anggota Polresta Sidoarjo, berhasil melangkah jauh hingga ke Afrika Tengah untuk menjalankan misi kemanusiaan bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
April berangkat pada September 2023 menuju Bangui, ibu kota Afrika Tengah. Sebelumnya, ia melewati seleksi ketat di Polda Jatim dan Mabes Polri. Dari banyak peserta, hanya empat orang yang terpilih, dan April menjadi satu-satunya Polwan perwakilan Jawa Timur.
“Awalnya saya mengikuti seleksi karena ada surat perintah dari Kapolri. Saya melihat ini sebagai pengalaman baru sekaligus tugas mulia,” ujar April kepada KabarBaik.co, Minggu (14/09).

Misi yang ia jalankan bukan hal sederhana. Afrika Tengah dikenal dengan konflik berkepanjangan akibat perbedaan suku, ras, dan agama. Kondisi itu membuat masyarakat setempat banyak menyimpan senjata ilegal, sehingga ancaman baku tembak bisa terjadi kapan saja.
“Sering kali tiap malam suara tembakan dari warga yang saling serang. Itu cukup menegangkan, tapi kami harus tetap fokus menjaga keamanan,” tambahnya.
Tugas pasukan PBB, termasuk April, adalah mencegah pertikaian agar tidak meluas. Mereka ditempatkan di tengah-tengah masyarakat yang bersitegang, berusaha menjadi penengah sekaligus menjaga perdamaian.

“Yang terpenting adalah membuat mereka tidak saling menyerang. Misi ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga upaya mendamaikan,” pungkasnya.
Bagi April, pengalaman ini bukan sekadar penugasan. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu berdiri di garis depan misi kemanusiaan, mengharumkan nama bangsa, sekaligus memberi arti bagi sesama.
Dari Sidoarjo hingga Afrika Tengah, perjalanan Briptu April menjadi inspirasi. Bahwa dengan tekad, keberanian, dan ketulusan, siapa pun bisa memberi dampak besar bagi perdamaian dunia. (*)






