KabarBaik.co, Bojonegoro – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan Konsulat Amerika Serikat bersama Peace Corps Indonesia. Pertemuan itu dalam rangka penjajakan kerja sama pembentukan English Corner sekaligus monitoring dan evaluasi kegiatan relawan.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari penguatan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang tengah berjalan di Kabupaten Bojonegoro. Kepala Dispusip Bojonegoro, Erick Firdaus, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kemampuan Bahasa Inggris.
“Tujuan kunjungan ini adalah menjajaki kerja sama pembuatan English Corner sekaligus memantau kegiatan relawan atas nama Miss Lucy yang saat ini menjadi pengajar pada program TPBIS. Kami sangat mengapresiasi pendampingan yang telah diberikan,” ujar Erick, Sabtu (14/2).
Menurut Erick, kehadiran relawan membawa dampak nyata terhadap antusiasme warga, terutama generasi muda untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris di perpustakaan. Program ini dinilai membuka akses pembelajaran bahasa asing yang gratis dan inklusif, sekaligus memperkaya aktivitas literasi di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Dispusip juga menyampaikan harapan agar usulan hibah English Corner dapat disetujui. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang khusus pembelajaran Bahasa Inggris dengan koleksi dan sarana pendukung yang lebih representatif.
“Kami berharap ajuan English Corner bisa terealisasi. Dampaknya akan sangat baik bagi pemustaka, sekaligus menjadi magnet baru bagi masyarakat yang haus informasi internasional,” tambah Erick.
Erick menyatakan, Dispusip menargetkan kolaborasi berkelanjutan dan bukan sekadar satu program. Dia menegaskan pentingnya dukungan penugasan relawan setiap tahun untuk memperkuat literasi bahasa di Bojonegoro.
“Kami berharap setiap tahun ada relawan seperti Miss Lucy yang membantu pengembangan dan peningkatan literasi, khususnya Bahasa Inggris. Dukungan ini akan sangat berarti bagi kualitas dan ragam layanan perpustakaan,” pungkasnya. (*)






