Komitmen Peduli Kemanusiaan Polresta Malang Kota, Dampingi Keluarga Korban Kanjuruhan hingga Hak Asuh dan Beasiswa

oleh -126 Dilihat
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis, didampingi Ibu Bhayangkari silaturahmi dengan korban Kanjuruhan. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Komitmen kemanusiaan Polresta Malang Kota kembali ditegaskan oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat bersilaturahmi dengan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang.

Dalam silaturahmi tersebut, Kombes Putu Kholis menegaskan bahwa Polresta Malang Kota hadir sebagai rumah yang menaungi, membersamai, serta memperjuangkan hak-hak keluarga korban secara berkelanjutan dan solutif.

Menurut Kholis, bahwa Polresta Malang Kota tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi melalui langkah nyata yang berorientasi pada solusi dan keberlanjutan masa depan keluarga korban.

Silaturahmi ini menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan keluarga korban untuk menyerap aspirasi, mendengar kebutuhan riil, sekaligus memastikan negara hadir melalui pelayanan kepolisian yang humanis.

Melalui jajaran kapolsek, Polresta Malang Kota terus memberikan dukungan nyata mulai dari pendampingan hukum, fasilitasi pendidikan, layanan kesehatan, hingga penjajakan beasiswa bagi putra-putri keluarga korban Kanjuruhan.

Sebagai implementasi komitmen tersebut, Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas melaksanakan amanah Kapolresta dengan melakukan koordinasi langsung bersama Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang terkait pengurusan hak asuh anak korban Kanjuruhan, Rabu (28/1).

Petugas Posbakum PN Malang menjelaskan bahwa pengajuan hak asuh dilakukan langsung oleh pemohon, didaftarkan secara online, dan Posbakum siap mendampingi hingga proses persidangan yang diperkirakan selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Tak berhenti di aspek hukum, kepedulian Polresta Malang Kota juga menyentuh masa depan pendidikan korban. Riyan menyatakan turut berkoordinasi dengan bagian kemahasiswaan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkait permohonan beasiswa untuk salah satu adik kandung korban Kanjuruhan yang terdampak.

Diketahui, kakaknya selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan membiayai kuliah di Fakultas Peternakan di PTN.
Hasil koordinasi menyebutkan, pengajuan beasiswa dilakukan melalui fakultas, dan Emiliano dijadwalkan menghadap bagian beasiswa Universitas Brawijaya untuk proses lanjutan.

Langkah-langkah tersebut merupakan implementasi konkret dari inisiatif Kombes Putu Kholis melalui Program Layanan Polisi Penolongku, sebuah konsep pelayanan yang menempatkan Polri sebagai sahabat, pendamping, dan penolong masyarakat dalam aspek sosial dan kemanusiaan.

Melalui Kapolsek Sukun, Kombes Putu Kholis menegaskan bahwa komitmen ini lahir dari tanggung jawab moral Polri kepada keluarga korban. “Arahan Bapak Kapolresta jelas, Polresta Malang Kota harus menjadi rumah bagi keluarga korban Kanjuruhan. Kami berupaya mencarikan solusi, mulai dari pendampingan hak asuh, pendidikan, hingga memastikan aspirasi warga tersampaikan kepada pemerintah daerah,” ujar Riyan.

Ia menambahkan, tujuan utama dari langkah tersebut adalah memastikan keluarga dan putra-putri korban tetap memiliki masa depan yang layak dan terjamin. Silaturahmi Kapolresta Malang Kota bersama keluarga korban Kanjuruhan ini menjadi wujud transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan nilai sosial, kepedulian, dan kemanusiaan yang berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.