KabarBaik.co – Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim mengimbau para pengendara untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026.
Menurut Kevin, peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak siang hari, seiring meningkatnya aktivitas wisatawan dan masyarakat yang memadati kawasan wisata serta pusat kota.
“Untuk mengurangi kepadatan di jalur utama, kami mengimbau pengendara agar memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang sudah kami siapkan dan pasangi rambu petunjuk,” ujar dia, Rabu (31/12).
Kevin menjelaskan, bagi pengendara dari arah Kota Malang yang hendak menuju kawasan wisata seperti Jatim Park 2, disarankan menggunakan jalur sisi selatan melalui kawasan Krematorium, Desa Tlekung, Kecamatan Oro-oro Ombo. Jalur tersebut dinilai lebih lancar meski jaraknya sedikit lebih memutar.
“Jalur Tlekung ini bisa langsung tembus ke kawasan Jatim Park 2 dan relatif lebih lancar dibandingkan jalur utama,” jelasnya.
Selain itu, Kevin juga menyebutkan jalur alternatif lain yang bisa digunakan wisatawan dari arah Kota Malang, yakni melalui Polsek Dau dan jalur Areng-Areng di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu. “Arahnya dari Polsek Dau menuju Kota Batu, nanti tembus di kawasan Proliman,” terangnya.
Sementara bagi pengendara yang hendak keluar dari Kota Batu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan sejumlah rekayasa jalur alternatif agar arus kendaraan tidak menumpuk di Jalan Ir. Soekarno.
“Untuk tujuan Kota Malang, bisa menggunakan jalur Oro-oro Ombo. Sedangkan yang ke arah Surabaya melalui Karangploso, khusus kendaraan kecil bisa melintasi Jalan Wukir yang tembus di dekat kawasan Arhanud. Alternatif lain menuju Surabaya bisa lewat Pandanrejo,” paparnya.
Kevin menegaskan, seluruh jalur alternatif tersebut telah dilengkapi dengan rambu dan papan penunjuk arah untuk memudahkan masyarakat. “Kami pastikan rambu petunjuk sudah terpasang di titik-titik jalur alternatif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pengendara agar tetap berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengingat sebagian jalur alternatif memiliki kontur menanjak dan berkelok. “Kami minta masyarakat tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” tandasnya. (*)






