KabarBaik.co, Pasuruan – Pelabuhan Kota Pasuruan sempat memanas setelah adanya pembakaran perahu nelayan warga Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang parkir di pelabuhan, Rabu (4/2) malam. Aksi ini dipicu konflik antar nelayan saat melaut.
Dari informasi yang beredar di masyarakat, perkara ini berawal dari nelayan Kelurahan Ngemplak Rejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, menggunakan jaring trawl, sehingga nelayan dari Desa Kalirejo melakukan pembakaran perahu.
“Awalnya saat sore terjadi perselisihan di laut saat mencari ikan, hingga berujung pembalasan pembakaran perahu oleh warga Ngemplak Rejo,” ucap Abdul Halim.
Aksi ini semakin memanas saat ratusan warga mendatangi Desa Kalirejo. Beruntung aparat kepolisian dan TNI sigap dengan langsung melakukan penghadangan dan dilakukan mediasi dengan tokoh-tokoh masyarakat.
“Adanya laporan akan adanya aksi balas dendam, Polri dan TNI langsung turun melakukan penghadangan dan memfasilitasi mediasi hingga kesepakatan damai,” kata AKBP Titus Yudho, Kapolres Pasuruan Kota.
Dalam insiden ini sedikitnya ada lima perahu nelayan dari kedua kelompok nelayan yang terbakar. (*)







