KabarBaik.co, Blitar – Jumlah korban luka akibat kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Polres Blitar mengalami peningkatan signifikan. Kenaikannya bahkan mencapai 143 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
KBO Satlantas Polres Blitar Iptu Putut Siswahyudi, mengungkapkan selama operasi berlangsung tercatat sebanyak 15 peristiwa kecelakaan.
“Dari total kejadian tersebut, dua orang mengalami luka berat dan 17 lainnya luka ringan,” ujarnya, Minggu (29/3).
Jika dibandingkan dengan tahun 2025, jumlah tersebut mengalami lonjakan cukup tajam. Pada tahun lalu, tercatat hanya enam kejadian kecelakaan dengan rincian empat korban luka berat dan tujuh luka ringan.
Putut menjelaskan, mayoritas kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Selain itu, waktu kejadian paling sering terjadi pada sore hari, yakni antara pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, atau menjelang waktu berbuka puasa.
“Faktor utama penyebab kecelakaan didominasi human error atau kurangnya konsentrasi pengendara,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, termasuk mematuhi aturan dan memastikan kondisi tubuh tetap prima saat berkendara.
“Kami mengingatkan pengendara untuk tidak mudah terpancing emosi di jalan dan selalu menjaga keselamatan,” pungkasnya.(*)






