Korsleting Listrik, Sebuah Minibus di Bojonegoro Ludes Terbakar

oleh -97 Dilihat
Petugas Damkarmat Bojonegoro saat memadamkan api pada mobil minibus. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Sebuah mobil minibus jenis Daihatsu Grand Max milik warga Kelurahan Klangon, Kabupaten Bojonegoro, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik pada bagian mesin, Kamis malam (5/7). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun api sempat merembet dan membakar sejumlah barang di sekitarnya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro, Ahmad Agus Salim mengatakan, kebakaran diketahui pertama kali oleh pemilik kendaraan bernama Agung, warga Kelurahan Klangon.

“Berdasarkan keterangan pelapor yang juga pemilik kendaraan, api pertama kali muncul dari bagian mesin yang diduga akibat konsleting listrik. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Agus, Jumat (6/2).

Selain menghanguskan minibus, api juga menyambar sejumlah barang yang berada di sekitar lokasi, di antaranya mobil pik up, sepeda listrik, serta alat pemotong pakan ternak. Beberapa kendaraan lain hanya mengalami kerusakan sebagian akibat jilatan api.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun mobil pikap, sepeda listrik, dan alat pemotong pakan ternak ikut terdampak kebakaran,” tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 85 juta. Rinciannya, mobil Grand Max terbakar hingga 95 persen, mobil pikap sekitar 5 persen, sepeda listrik 30 persen, serta alat pemotong pakan ternak mengalami kerusakan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.