KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Kamis (29/1), Kota Blitar menerima dua penghargaan sekaligus, masing-masing di bidang layanan kesehatan UHC Awards 2026 dan kualitas pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, mengatakan penghargaan UHC Awards diberikan karena Kota Blitar telah mencapai cakupan jaminan kesehatan 100 persen bagi seluruh warganya.
“Penghargaan UHC ini diberikan karena Kota Blitar sudah meng-cover pembiayaan layanan kesehatan masyarakat secara penuh. Kita masuk kategori tertinggi, dan di Jawa Timur berada di peringkat kedua setelah Kota Malang,” ujar Mas Ibin, sapaannya, Jumat (30/1).
Selain itu, Kota Blitar juga memperoleh Opini Ombudsman dengan kategori kualitas pelayanan tertinggi nasional. Dalam penilaian tersebut, Kota Blitar menjadi perwakilan bersama Kota Jakarta Utara, dengan hasil tertinggi diraih oleh Kota Blitar.
“Ini tentu membanggakan, tapi sekaligus menjadi beban tanggung jawab yang besar. Artinya, kualitas layanan publik Kota Blitar sudah dianggap paling tinggi di antara kota-kota lain di Indonesia,” katanya.
Mas Ibin menegaskan, capaian tersebut harus diikuti dengan komitmen seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami minta seluruh jajaran benar-benar melayani masyarakat dengan cepat, tepat, ramah, dan sesuai aturan. Tidak boleh ada maladministrasi. Pelayanan harus berbasis SOP dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, penghargaan ini melengkapi capaian sebelumnya, termasuk predikat kota dengan komitmen antikorupsi kategori tertinggi.
“Ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik yang bersih dan berkualitas harus terus dijaga dan ditingkatkan,” pungkas Mas Ibin.(*)






