Wali Kota Pasuruan Tunjukkan Kepemimpinan Inklusif, Sediakan 30 Guru Inklusi

oleh -134 Dilihat
IMG 20251218 WA0012
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo bersama para siswa. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Gebyar Pendidikan Inklusif Tahun 2025 sebagai wujud komitmen nyata dalam mengimplementasikan pendidikan untuk semua. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Dharmoyudho, Kamis (18/12).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Bunda PAUD Kota Pasuruan Suryani Firdaus, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Pasuruan, kepala OPD terkait, tenaga pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Mengusung tema ‘Sebagai Komitmen Nyata Implementasi Pendidikan Untuk Semua’, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, adil, dan ramah inklusi.

Wali Kota Pasuruan menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian dari visi pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Pasuruan terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang tidak diskriminatif dan mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik.

“Pendidikan inklusif bukan hanya program, tetapi komitmen bersama. Tidak boleh ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan hanya karena perbedaan kondisi,” tegas Adi Wibowo.

Pejabat yang akrab disapa Mas Adi itu juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Pasuruan terhadap pendidikan inklusif tidak hanya sebatas wacana. Melainkan telah diwujudkan melalui kebijakan dan layanan nyata di lapangan seperti penyediaan unit layanan disabilitas, program AKSI PAS ( Implementasi Pendidikan Inklusif Terintegrasi Kota Pasuruan) hingga tersedianya 30 Guru Inklusi.

“Komitmen Pemerintah Kota Pasuruan terlihat dari telah adanya Unit Layanan Disabilitas serta tersedianya 30 guru inklusi yang secara khusus mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Bahkan, di daerah lain belum tentu fasilitas dan tenaga pendukung seperti ini tersedia,” ujar Mas Adi.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatangan kerja sama antara Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Kota Pasuruan dengan Cabang Dinas Pendidikan di Kota Pasuruan. Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen tidak hanya SD-SMP mendapatkan layanan inklusi, namun tingkat SMA juga mendapatkan kesempatan yang sama sehingga mewujudkan pendidikan yang berkeadilan.

“Komitmen kita tidak hanya pendidikan inklusi, namun juga ada program Prime untuk mengintegrasi pendidikan nonformal dan formal. Tidak hanya itu, ada juga Aksi Pas juga menjadi program unggulan. Mari kita angkat, ini menjadi program unggulan kita. Sudah banyak, daerah melakukan studi tiru ke Kota Pasuruan terkait program inklusi ini,” ucapnya.

Mas Adi mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang sudah hadir dan bekerjasama dalam mensukseskan pendidikan inklusi di Kota Pasuruan. “Sekarang ini jika kita tidak sosialisasikan bahwa kita punya program ini, banyak yang tidak tahu. Untuk itu, mari kita sosialisasikan di media sosial. Karena hari ini merupakan era digitalisasi, “ pungkas Mas Adi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.