KabarBaik.co, Banyuwangi – Kubangan bekas tambang galian C di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi kembali memakan korban.
Setelah dua hari lalu menewaskan seorang pemuda, kali ini seorang perempuan ditemukan tewas mengambang di kubangan tersebut.
Korban diketahui bernama Juhana, 86 tahun, warga Desa/Kecamatan Blimbingasri, Banyuwangi. Ia ditemukan tewas pada Rabu (11/2) sore.
Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron membenarkan peristiwa itu. Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB.
“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kolam bekas galian C tersebut,” kata Imron.
Menurut keterangan keluarga, korban menderita pikun. Ia telah meninggalkan rumah sejak Selasa (10/2). Keluarga sempat mencari di dekat rumah namun nihil.
Disebutkan oleh warga bila korban sempat terlihat berada di sekitar kolam bekas galian C. Di hari yang sama keluarga mencari hingga malam hari di lokasi itu namun juga nihil.
Pada Rabu pagi keluarga kembali melakukan pencarian di dekat kolam. Tapi korban juga tidak berhasil ditemukan.
“Baru sekitar pukul 16.30 WIB, korban ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan meninggal dunia mengambang di kolam,” ujarnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Setelah menerima laporan jasad korban dievakuasi.
“Berdasarkan pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” bebernya.
Jenazah selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sebagai informasi dua hari sebelumnya tepatnya pada Senin (11/2) seorang pemuda bernama Apris Oreza, 24 tahun beralamat di Desa/Kecamatan Songgon, Banyuwangi ditemukan tewas di kolam yang sama.
Korban tewas tenggelam ketika memanah ikan di kolam bekas tambang tersebut.
Menurut keterangan polisi kaki korban tersangkut ganggang saat menyelam, sehingga kehabisan oksigen.






