Kunci Duo M Ini, Syarat Persebaya Menang Telak atas Dewa United

oleh -647 Dilihat
650259
Francisco Rivera bersama Gali Freitas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persijap (ANTARA/HO-Media Officer Persebaya)

KabarBaik.co, Surabaya, – Laga panas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pekan ke-19 Super League 2025/2026 bakal menjadi ujian lanjutan Persebaya Surabaya. Tuan rumah yang sedang menanjak kini harus berhadapan dengan Dewa United, tamu yang sedang bangkit dan memiliki catatan manis di pertemuan sebelumnya.

Analisa kekuatan kedua tim, misi Ngundang Mantu di GBT dengan kemenangan tuan rumah minimal dua gol berpeluang besar. Namun, ada beberapa kondisi krusial yang harus dilakukan skuad Green Force.

Persebaya berlaga dengan modal percaya diri tinggi seusai membantai PSIM Yogyakarta 3-0. Kemenangan tersebut tak hanya menyumbang tiga poin, melainkan juga menjadi suntikan semangat di awal era baru di bawah asuhan Bernardo Tavares.

Atmosfer ngundang mantu yang sudah menyelimuti Kota Surabaya tentu akan menjadi energi ke-12 yang berlebih. Dukungan ribuan Bonek dan Bonita di tribun, jelas bisa menggedor motivasi Bruno Moreira dan kawan-kawan, sekaligus memberikan tekanan mental kuat untuk para pemain Dewa United.

“Saya sangat menantikan bermain di GBT. Banyak orang mengatakan atmosfernya luar biasa. Dukungan suporter pasti memberi energi tambahan bagi kami,” kata Pedro Matos, gelandang anyar Persebaya seperti dikutip di laman Persebaya.

Mengunci Dua Ujung Tombak Berbahaya

Syarat mutlak pertama untuk meraih kemenangan minimal dua gol adalah kemampuan lini belakang Persebaya menetralisasi dua pemain paling berbahaya dari kubu tamu, yakni Alexis Messidoro dan Alex Martins. Diketahui, Messidoro adalah otak permainan Dewa United. Sejauh ini, sudah menyumbang 6 gol dan 3 assist.

Adapun Alex Martins adalah predator sejati di depan gawang dengan koleksi sudah sebanyak 8 gol. Dalam pertemuan musim lalu, duo tersebut menjadi aktor utama yang mengantarkan Dewa United menang 2-0 atas Persebaya.

Kehadiran Gustavo Fernandes, bek tengah baru berpostur 195 cm, diharapkan bisa menjadi solusi. Terutama dalam meredam ancaman bola-bola tinggi dan mempersempit ruang gerak Martins di kotak penalti.

Menguasai Laga Sejak Menit Awal

Sejarah mencatat, Dewa United kerap mencetak gol cepat. Oleh karena itu, syarat kedua adalah Persebaya harus mampu mengendalikan ritme permainan sejak awal. Dominasi di lini tengah melalui trio Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Francisco Rivera dapat menjadi kunci.

Jika penguasaan bola dan tempo permainan bisa dikuasai, maka peluang untuk mencetak gol lebih dulu akan terbuka lebar. Skor 1-0 di babak pertama akan membuka ruang bagi Bajul Ijo untuk leluasa melancarkan serangan balik cepat di babak kedua.

Selain itu, optimalisasi kinerja lini tengah dan lini serang. Persebaya kini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik di sektor ini. Selain Bruno Moreira yang selalu menjadi ancaman, kehadiran Pedro Matos memberikan variasi serangan baru.

Coach Bernardo Tavares memiliki banyak opsi. Pelatih asal Portugal itu bisa memainkan kombinasi penyerang yang lebih dinamis untuk membongkar pertahanan Dewa United, yang di era Robert Alberts terkenal solid. Namun, pada musim kali ini telah kebobolan 24 gol dalam 18 laga.

Selain mengawal ketat Messidoro dan Martins, Persebaya juga harus memotong suplai bola dari lini tengah Dewa United. Diketahui, Ricky Kambuaya, walaupun belum seproduktif musim lalu, tetap merupakan gelandang yang berbahaya dengan visi permainannya.

Tekanan tinggi (high press) bisa menjadi strategi efektif untuk memaksa pemain Dewa United melakukan kesalahan di area pertahanan mereka sendiri. Dengan kecepatan pemain seperti Youssef Ezzejjari di sayap, bola hasil steal bisa langsung dikonversi menjadi serangan balik yang mematikan.

Di sisi lain, diakui atau tidak, Dewa United bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Jan Olde Riekerink ini sedang dalam tren positif dengan hanya satu kekalahan dalam 6 laga terakhir di Super League. Mereka juga baru saja melibas Arema FC dengan skor 2-0. Mentalitas juara sebagai runner-up musim lalu juga masih melekat. Mereka dikenal sebagai tim yang tangguh dan sulit dikalahkan, terutama ketika sudah unggul lebih dulu.

Bernardo Tavares juga menilai Dewa United memiliki kecenderungan bangkit seiring berjalannya kompetisi, seperti yang mereka tunjukkan pada musim lalu. Saat itu, Dewa sempat terseok di awal, namun mampu menutup musim dengan hasil impresif.

“Jika kita bandingkan dengan musim lalu, awal kompetisi mereka tampil kurang baik tapi kemudian finis dengan bagus di akhir musim. Saya pikir mereka akan mengulanginya musim ini,” ujarnya kepada wartawan saat sesi latihan Persebaya, Rabu (28/1).

Sinyal kebangkitan Dewa United, lanjut dia, sudah mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Dua kemenangan beruntun yang diraih lawan menjadi peringatan serius bagi Bajul Ijo. “Mereka menang dengan hasil yang bagus di dua pertandingan terakhir, kita perlu berhati-hati dengan itu,” tegasnya.

Tak hanya soal hasil, Tavares juga menyoroti perubahan pendekatan permainan Dewa United.  “Kami melihat gaya yang berbeda dari permainan mereka. Sebelumnya Dewa United hanya mengandalkan penguasaan bola, sekarang mereka membiarkan lawan mendominasi lalu membalas lewat transisi,” katanya.

Perubahan tersebut membuat Persebaya harus menyiapkan skema khusus agar tidak terjebak dalam permainan lawan. Dalam sesi latihan, tim fokus memperkuat duel satu lawan satu serta respons cepat saat kehilangan bola. “Kami harus mempersiapkan untuk itu,” ujarnya.

Dia menyadari laga kontra Dewa United tidak akan mudah. Terlebih kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga posisi di papan klasemen. Karena itu, pihaknya berharap dukungan penuh Bonek dan Bonita bisa menjadi faktor pembeda.

Menurut Tavares, atmosfer stadion memiliki peran besar dalam menjaga energi dan fokus para pemain sepanjang pertandingan. “Sangat penting bagi suporter untuk datang ke stadion dan memberi energi kepada pemain,” ujarnya.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Laga kali ini diprediksi akan berjalan sangat ketat sejak kick-off. Persebaya akan berusaha menekan, sementara Dewa United kemungkinan akan memilih bermain lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik.

Jika Persebaya berhasil mencetak gol lebih dulu, mereka punya peluang besar untuk menambah gol kedua sebelum turun minum. Namun, jika Dewa United yang membuka keunggulan, maka laga akan menjadi sangat sulit karena mereka mahir dalam mengelola keunggulan.

Skor 2-0 untuk Persebaya sangat mungkin tercapai jika, pertama berhasil mencetak gol cepat di babak pertama. Lalu, lini belakang mampu menjaga ketenangan dan tidak melakukan kesalahan fatal, dan konversi peluang menjadi gol berjalan efektif.

Skenario 2-1 lebih mungkin terjadi jika Dewa United berhasil membalas satu gol, kemungkinan melalui aksi individual Messidoro atau Martins, sebelum Persebaya mengamankan kemenangan di menit-menit akhir.

Akhirnya, semua akan bergantung pada eksekusi di lapangan. Dengan dukungan penuh suporter, performa solid pertahanan, dan efektivitas di depan gawang lawan, Persebaya punya semua bahan untuk meraih kemenangan dua gol tanpa balas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.