KabarBaik.co – Tahun 2023 menjadi titik balik kebangkitan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Di tahun itu kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) mencapai mencapai 69,6 ribu.
Jumlah kunjungan Wisman di tahun itu bahkan naik lebih dari 2 kali lipat ketimbang tahun sebelumnya. Di tahun 2022 kunjunyan Wisman hanya 29 ribu.
“Mungkin karena Covid-19 sudah menjadi endemi. Banyuwangi diuntungkan dari situ,” kata Ipuk, Selasa (19/3).
Berakhirnya wabah, menurut Ipuk, menambah minat masyarakat untuk berlibur. Tak terkecuali wisatawan luar negeri untuk mampir berlibur ke Banyuwangi.
“Dari awal, kami memang meminta dinas pariwisata untuk mempersiapkan berbagai hal dengan kondisi tersebut,” sambungnya.
Selain luar negeri, jumlah kunjungan dari wisatawan nusantara juga meningkat dari 2,9 juta pada 2022 menjadi 3,1 juta pada tahun lalu.
Salah satu hal yang dianggap sebagai pemicu meningkatnya kunjungan ke Banyuwangi adalah terselenggaranya berbagai event mulai dari tingkat nasional hingga internasional sepanjang 2023. Termasuk di antarnya puluhan event yang masuk dalam kalender Banyuwangi Festival (B-Fest).
“Ke depan harus ditingkatkan pada 2024. Maka dari itu, kami sudah menyiapkan berbagai agenda menarik agar kunjungan semakin meningkat,” tutur Ipuk.
Ipuk berharap, jumlah kunjungan wisatawan di Banyuwangi bisa kembali melonjak seperti masa sebelum pandemi Covid-19.
Pada 2019, total wisatawan yang datang di Banyuwangi sebanyak 5,4 juta. Dari jumlah itu, 400 ribu di antaranya adalah wisatawan mancanegara.
“Kami optimistis, dengan konsep Banyuwangi Festival yang semakin bagus dan variatif. Juga International Tour de Banyuwangi Ijen juga bisa diselenggarakan lagi tahun ini. Mudah-mudahan ini semua bisa meningkatkan lagi jumlah wisatawan,” tutur dia.(*)






