KabarBaik.co – Wilayah Kota Batu yang notabene sebagai kota jujugan para wisatawan ternyata hanya memiliki 10 unit hydrant. Padahal, untuk kedaruratan kebakaran dilihat dari luas wilayah tersebut idealnya kebutuhan hydrant sebanyak 30 unit yang tersebar di titik krusial.
Kabid Pencegahan Damkarmat Pemkot Batu Santoso Wardoyo menyatakan, saat ini 10 hydrant yang sudah terpasang ini sebenarnya sudah berfungsi. “Tetapi hydrant di Kota Batu ini masih minim jika dibandingkan kebutuhan,” ujar Santoso, Jumat (19/7).
Wardoyo membenarkan bahwa kebutuhan hydrant di Kota Batu memang sebanyak 30 unit. “Agar dalam kondisi darurat kebakaran kita bisa ambil airnya di situ. Tetapi, sekarang baru punya 10 titik hydrant publik,” jelas dia.
Santoso menjelaskan beberapa titik yang sudah terpasang hydrant saat ini, yakni di area dekat dengan wisata, alun-alun kota, dan beberapa titik lain. “Ada di dekat Hotel Orchid, Alun-alun, Sidomulyo ada di beberapa titik. Juga di Sumberbrantas ada. Jumlahnya 10 itu belum ideal tapi masih cukup baik dibandingkan kota lain,” tutur Santoso.
Terkait kondisi kebutuhan hydrant tersebut, Santoso mengungkapkan bahwa pihak dinas sudah mengkomunikasikan untuk perencanaan penambahan sejak beberapa tahun terakhir. Namun saat ini dianggap belum prioritas karena kebakaran di Kota Batu makin minim.
“Yang jelas ini perihal kewaspadaan dan mitigasi peralatan tetap harus diperhatikan,” tegasnya. (*)






