Kurangi Kemacetan Tengah Kota, Pemkab Pasuruan Usulkan Pelebaran Jalan Raya Bangil

oleh -74 Dilihat
fdffbb25 09c9 4541 bd2b 93a20065fe2e
Jalan Raya Bangil, Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Persoalan bottle neck di ruas jalan utama ibu kota Kabupaten Pasuruan terus diupayakan solusinya. Setelah pelebaran jalan dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pada tahun lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali mengusulkan pelebaran lanjutan di Jalan Raya Bangil.

Pelebaran Jalan Raya Bangil ini nantinya membutuhkan anggaran cukup besar. Maka rencana kedepan akan diusulkan ke pemerintah pusat sebagai penyandang dana.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono, mengatakan pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan pusat kota. Terutama di sekitar timur Alun-alun Pasuruan yang selama ini menjadi titik penyempitan jalan.

“Estimasi anggarannya sekitar Rp 10 miliar, biaya terbesar ada pada pembebasan lahan, ini dilakukan untuk menghindari kemacetan ibu kota,” ujar Eko, Selasa (13/1).

Ia menjelaskan, pembebasan lahan menjadi tantangan utama karena di sepanjang ruas yang akan dilebarkan terdapat deretan pertokoan. Prosesnya pun tidak bisa singkat dan harus melalui tahapan panjang sesuai ketentuan perundang-undangan.

Jika rencana tersebut disetujui, tahapan awal yang akan dilakukan adalah appraisal atau penilaian harga tanah, tahap ini menjadi dasar untuk memulai proses pembebasan lahan milik warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi.

“Setelah appraisal selesai dan pembebasan lahan dilakukan, baru kemudian pelaksanaan fisiknya,” jelasnya.

Eko menegaskan, kewenangan pembangunan jalan tersebut berada di pemerintah pusat karena statusnya merupakan jalan nasional yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum. Pemerintah daerah hanya dapat mengusulkan dan menyiapkan prasyarat, terutama terkait pembebasan lahan.

“Karena ini jalan nasional, pelaksanaan fisiknya tetap oleh kementerian. Daerah menyiapkan dukungan, termasuk lahan,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.