KabarBaik.co, Malang – Satu unit kursi besi yang terpasang di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video kehilangan fasilitas umum itu beredar luas.
Dalam video yang diunggah pada Kamis (12/2), terlihat bekas dudukan kursi masih menyisakan baut yang tertanam di lantai pedestrian. Namun, kursi besi yang sebelumnya terpasang permanen di depan salah satu kafe itu sudah tidak ada dan posisinya diganti menggunakan palet kayu yang diduga dipasang oleh pelaku.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kota Malang memastikan akan menempuh jalur hukum. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya dugaan pencurian aset di kawasan yang menjadi ikon wisata Kota Malang tersebut.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan pihaknya telah mengantongi dokumentasi video terkait peristiwa itu dan akan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. “Kami akan cek lagi karena kami sudah punya videonya. Yang hilang ini termasuk aset. Nanti kami akan laporkan kepada kepolisian saja supaya ada kesadaran masyarakat,” ujarnya, Senin (16/2).
Menurut Wahyu, kursi besi yang dipasang di sepanjang pedestrian Kayutangan Heritage merupakan bagian dari penataan kawasan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Karena itu, hilangnya fasilitas tersebut dinilai merugikan kepentingan publik.
Ia menegaskan proses hukum akan ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami akan proses sesuai dengan aturan. Supaya ada efek jera, nanti kami akan proses terkait dengan hal tersebut. Saya minta Satpol PP berkoordinasi dengan kepolisian,” tegasnya.
Pemkot Malang juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah demi kenyamanan bersama. (*)








