Labfor Polda Jatim Temukan Indikasi Pembakaran Perahu Nelayan di Pasuruan Menggunakan Bom Molotov

oleh -94 Dilihat
Labfor Polda Jatim mengecek perahu terbakar di Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Kota mendatangkan Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) Polda Jatim dalam mengungkap aksi pembakaran perahu nelayan yang ada di pelabuhan Kota Pasuruan. Dalam proses penyelidikan pembakaran terhadap perahu-perahu nelayan yang sedang diparkir di pelabuhan Kota Pasuruan, kini mulai ada titik terang penyebab kebakaran tersebut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara terhadap perahu nelayan yang sedang diamankan sebagai barang bukti, ditemukan penyebab api dari sebuah bom molotov. Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Triyoga menyampaikan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Labfor Polda Jatim ditemukan penyebab api dari bom molotov.

“Kita datangkan Tim Labfor Polda Jatim untuk mengetahui penyebab asal api yang membakar perahu nelayan di pelabuhan dan mengarah pada bom molotov,” kata Dhecky, Sabtu (7/2).

Untuk proses hukum lebih lanjut mediasi telah dilakukan bersama tokoh-tokoh masyarakat yang difasilitasi oleh Polres Pasuruan Kota. “Tapi proses perdamaian kasus konflik nelayan sudah terjalin dengan mediasi oleh tokoh-tokoh masyarakat kedua pihak dan forkopimda,” jelas Dhecky.

Perlu diketahui kasus pembakaran perahu nelayan yang terjadi pada Rabu (4/2) malam lalu bermula dari cekcok penggunaan jaring trawl oleh nelayan Ngemplak Rejo, Kota Pasuruan dengan nelayan Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Akibat insiden tersebut sedikitnya ada 11 perahu nelayan yang menjadi korban pembakaran, dan saat ini masih diamankan sebagai barang bukti. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.