Laskar Sasak Anugerahkan Tongkat Komando “Pegat Male” kepada Gubernur NTB

oleh -114 Dilihat
2b3665dc 100f 4cda 862d b4b64e3d7770
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menerima Tongkat Komando "Pegat Male". (Foto: Arief Rahman)

KabarBaik.co – Laskar Sasak menganugerahkan Tongkat Komando “Pegat Male” kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal. Penganugerahan ini sebagai simbol kepercayaan, kehormatan, dan kesiapan masyarakat adat untuk bersinergi menjaga stabilitas serta kelancaran pembangunan daerah.

Tongkat komando diserahkan saat Gubernur Iqbal menerima dukungan ribuan massa dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Laskar Sasak di halaman Kantor Gubernur NTB, Senin (19/1).

Dukungan yang disampaikan Laskar Sasak itu merupakan bentuk komitmen masyarakat adat untuk mengawal program-program strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia.

Gubernur NTB menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menilai penyampaian aspirasi yang dilakukan Laskar Sasak berjalan tertib, damai, serta menjunjung tinggi nilai budaya dan peradaban masyarakat NTB.

“Saya bangga karena Laskar Sasak memberikan contoh bagaimana menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan beradab. Ini mencerminkan kualitas budaya masyarakat NTB yang tinggi,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurut Iqbal, persatuan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat, tanpa memandang latar belakang suku dan budaya, untuk bersama-sama mendukung agenda pembangunan daerah.

“Ini saatnya kita bersatu, bukan terpecah-belah. Sasak, Samawa, dan Mbojo harus bergandengan tangan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, seluruh pekerjaan rumah hanya bisa kita selesaikan dengan kebersamaan,” katanya.

Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, Gubernur NTB juga mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi. Namun demikian, kritik harus disampaikan secara etis, santun, dan berlandaskan nilai-nilai agama serta kearifan lokal.

“Kritik itu perlu dan konstruktif, tetapi harus disampaikan dengan cara yang baik. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah teladan bagi kita semua,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.