KabarBaik.co, Bojonegoro – Jakarta LavAni Livin Transmedia kembali menunjukkan kelasnya di ajang Proliga 2026. Pada laga jam kedua hari pertama Putaran 2 Seri Bojonegoro, Kamis (12/2) malam, LavAni sukses menaklukkan tuan rumah Surabaya Samator dengan skor telak 3-0 (25-13, 30-28, 25-20) di GOR Utama Bojonegoro.
Datang sebagai pemuncak klasemen dan belum tersentuh kekalahan, LavAni tampil begitu solid dan percaya diri. Tim asuhan yang diperkuat deretan pemain berpengalaman itu langsung menurunkan skuad terbaiknya, seperti Hendra Kurniawan, Malizi, Taylor Lee Sander, Neto, Dio Zulfikar, Sigit Ardian, hingga Boy Arnes Arabi.
Sementara itu, Surabaya Samator tak ingin malu di depan publik sendiri. Rama Fazza Fauzan memimpin tim yang juga diisi Jordan, Hadi Suharto, Tedi Oka, Ageng Wardoyo, Hendrik Agel, dan L. Taboada.
Namun, pada set pertama, Samator justru tampil di bawah tekanan. Sebagai tuan rumah, mereka terlihat grogi dan terlalu berhati-hati. Sejumlah kesalahan sendiri kerap terjadi dan dimanfaatkan dengan baik oleh LavAni. Melalui agresivitas Lee Sander dan Boy Arnes, ditambah quick spike keras dari Hendra Kurniawan, LavAni melesat jauh dan menutup set pertama dengan skor mencolok 25-13.
Tersentak, Samator mencoba bangkit di set kedua. Permainan menjadi lebih ketat, skor terus berkejaran hingga melewati angka 20. Kedua tim sempat terlibat deuce beberapa kali, sebelum akhirnya LavAni menunjukkan mental juara dan mengunci set ini dengan kemenangan 30-28.
Unggul 2-0 membuat LavAni semakin percaya diri. Di set ketiga, permainan cepat yang diorkestrasi setter andalan Dio Zulfikar membuat serangan LavAni kian bervariasi. Lee Sander, Sigit Ardian, Neto, dan Boy Arnes silih berganti menekan pertahanan Samator. Meski sempat memberi perlawanan, Samator akhirnya harus mengakui keunggulan LavAni dengan skor 25-20.
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengakui kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Ia menegaskan bahwa skuad Samator saat ini dihuni banyak pemain muda yang tengah dipersiapkan untuk masa depan.
“Tim kami adalah tim masa depan yang diisi pemain-pemain muda. Mereka harus menghadapi tim dengan kekuatan pemain berpengalaman, baik di kancah nasional maupun internasional. Meski kalah, pertandingan tadi sangat seru dan sangat berharga bagi tim kami,” ujar Hadi.
Dengan kemenangan ini, LavAni semakin menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara Proliga 2026, sementara Samator mendapat modal evaluasi penting untuk menatap laga-laga berikutnya. (*)






