KabarBaik.co, Malang – Ledakan terjadi di sebuah pabrik tahu di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/1). Insiden ledakan ketel uap tersebut mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama Purnomo (50), warga setempat, yang merupakan karyawan pabrik tahu tersebut. Saat kejadian, korban bertugas menjaga perapian dan bahan bakar ketel uap yang digunakan untuk memasak kedelai.
Saksi mata sekaligus rekan kerja korban, M. Saiful Koffah mengatakan, saat itu korban berada di luar ruangan mengatur perapian, sementara dirinya berada di dalam ruangan untuk menggiling kedelai. “Ketel uap sudah dinyalakan dan asap uap sudah keluar. Sekitar lima menit kemudian saya masuk ke dalam ruangan. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti ledakan,” ujar Saiful.
Saiful mengaku mendengar suara ledakan dari luar ruangan disertai debu dan material hitam yang beterbangan. Ia kemudian keluar untuk mencari korban. “Saya teriak-teriak memanggil korban, tapi tidak ada jawaban,” ungkapnya.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia beberapa meter dari lokasi ketel uap. Akibat ledakan tersebut, tubuh korban terpental sekitar lima meter dan mengalami luka berat.
Saat kejadian hanya terdapat dua orang pekerja di pabrik tahu tersebut, yakni Saiful dan korban. Pemilik pabrik diketahui sempat berada di lokasi, namun pergi menemui pelanggan sesaat sebelum insiden terjadi.
Saiful mengaku belum mengetahui penyebab pasti ledakan ketel uap tersebut. Pasalnya, ketel uap yang digunakan sehari-hari selama ini tidak pernah mengalami masalah. “Biasanya aman-aman saja,” ucapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan dan belum memberikan keterangan resmi. Sedangkan korban diketahui telah bekerja di pabrik tahu tersebut selama sekitar tiga bulan. (*)







