KabarBaik.co, Surabaya– Suasana di lingkungan kantor Pemkot Surabaya tampak jauh lebih sepi dari biasanya pada Jumat (10/4). Pemandangan ini merupakan dampak langsung dari kebijakan baru yang menetapkan hari Jumat sebagai jadwal Work From Home (WFH) bagi ASN di lingkungan pemerintah kota.
Berdasarkan pantauan di lokasi, perbedaan mencolok terlihat pada area parkir di depan kantor-kantor dinas. Jika pada hari biasa kondisi parkir kerap padat dan sesak, hari ini area tersebut terlihat sangat longgar dengan deretan ruang parkir yang kosong. Di depan lobi utama, hanya terlihat beberapa kendaraan milik petugas operasional dan warga yang datang untuk keperluan mendesak.
Meski kondisi kantor sepi dari aktivitas pegawai, layanan publik dipastikan tetap berjalan. Terlihat beberapa warga masih mendatangi kantor pemerintahan untuk mendapatkan pelayanan langsung . Walikota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya telah menegaskan bahwa kebijakan WFH ini tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Output dan outcome pekerjaan tetap menjadi prioritas utama. ASN tetap wajib siaga (on-call) dan kinerjanya dipantau ketat melalui sistem digital, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir pelayanan terganggu,” ujar Wali Kota Eri dalam keterangannya baru-baru ini.
Kebijakan WFH setiap hari Jumat ini secara resmi mulai diterapkan di Surabaya sejak April 2026 sebagai langkah efisiensi energi, terutama untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, para ASN yang sedang tidak terjadwal WFH pada hari kerja lain juga mulai dibiasakan menggunakan transportasi umum demi mendukung gerakan ramah lingkungan.
Hingga siang hari, suasana tenang masih menyelimuti kompleks perkantoran Pemkot Surabaya. Sepinya area kantor dan parkir ini menjadi bukti visual dari transisi pola kerja baru ASN yang kini lebih fleksibel namun tetap dituntut produktif dalam melayani warga Kota Pahlawan. (*)








