KabarBaik.co, Jember – Proses suksesi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Jember memasuki babak baru. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi memulai mekanisme penjaringan kandidat yang akan menakhodai PKB Jember untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) Nurhuda Candra Hidayat mengungkapkan bahwa proses seleksi kali ini dilakukan secara ketat dan berbasis kinerja. Menariknya, PKB memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau rekam jejak para kadernya.
“DPP sudah melakukan penjaringan melalui aplikasi Simpel (Sistem Informasi dan Manajemen Pelaporan Kinerja Kader PKB) dan SMS. Kami memiliki sistem untuk memantau kinerja kepengurusan sebelumnya serta performa para politisi PKB di lapangan,” ujar Candra, Minggu ((29/3).
Berbeda dengan proses internal pada umumnya, kandidat yang terjaring nantinya tidak langsung ditetapkan. Mereka wajib mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang melibatkan pihak eksternal untuk menjaga objektivitas.
“InsyaAllah, UKK tahap pertama akan dilaksanakan pada pertengahan April mendatang. Kami bekerja sama dengan pihak akademisi dari Universitas Malang (UM) untuk menguji kompetensi para calon,” ungkapnya.
Setelah lolos di tahap wilayah (DPW), para kandidat akan kembali disaring melalui UKK tahap kedua yang dilakukan langsung oleh tim screening DPP PKB.
Meski bursa nama calon ketua mulai mengerucut, Candra menyebut ada empat nama, yakni Ayub Junaidi, Fuad Akhsan, Candra dan Sunarsi Khoris. Menurutnya, daftar nama tersebut baru akan diumumkan secara resmi setelah rapat pleno usai.
Nantinya, setelah seluruh proses sosialisasi di tingkat DPC selesai, penetapan dan pelantikan ketua terpilih akan dilakukan secara terpusat.
“Puncaknya, pelantikan akan dilaksanakan secara serentak se-Indonesia di Jakarta, bersamaan dengan seluruh pengurus DPC lainnya,” pungkas Candra.(*)






