Libur Nataru, Sampah Kota Batu Diprediksi Naik hingga 140 Ton per Hari

oleh -169 Dilihat
IMG 20251213 WA0025
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, bersama Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni saat di TPA Tlekung. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Lonjakan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan berdampak signifikan terhadap volume sampah di Kota Batu. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memproyeksikan timbulan sampah harian bisa mencapai 140 ton per hari, naik dari rata-rata normal sekitar 120 ton per hari.

Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan, peningkatan tersebut mengacu pada pola lonjakan sampah saat akhir pekan dan libur panjang yang biasanya naik 50-70 persen. Kenaikan tertinggi diprediksi berasal dari 21 ruas jalan protokol, terutama di kawasan wisata.

“Pada hari normal, sampah dari 21 ruas jalan protokol sekitar 30 ton per hari. Saat libur panjang bisa meningkat hingga 50 ton per hari, khususnya di area padat wisata seperti Alun-alun Kota Batu,” kata Dian, Sabtu (13/12).

Selain kawasan protokol, peningkatan sampah juga berasal dari desa dan kelurahan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLH menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk mengoptimalkan operasional TPA Tlekung.

Saat ini, TPA Tlekung mengoperasikan tiga unit insinerator dengan kapasitas total 23 ton per hari. Kapasitas tersebut diperkuat dengan optimalisasi insinerator di TPS3R Dadaprejo dan Sisir yang mampu mengolah hingga 15 ton per hari.

DLH juga memperkuat pengolahan sampah organik melalui big composter. Fasilitas yang ada saat ini memiliki kapasitas 5 ton per hari, sementara kebutuhan ideal mencapai 15 ton per hari. Untuk menutup kekurangan tersebut, DLH tengah memfinalisasi pembangunan big composter tahap dua yang ditargetkan mulai beroperasi bulan ini.

“Komposisi sampah saat Nataru masih didominasi 60 persen sampah organik, sehingga penguatan pengolahan organik menjadi sangat penting,” ujarnya.

Di tingkat hulu, DLH memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah dengan menargetkan pembangunan 16 rumah kompos di desa dan kelurahan agar sampah dapat diolah langsung dari sumbernya.

Selain sarana dan prasarana, DLH juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Para petugas kebersihan mendapatkan pelatihan pengoperasian insinerator dan big composter agar sampah yang masuk bisa langsung diproses setiap hari.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, DLH optimistis pengelolaan sampah selama libur Nataru tetap terkendali. Meski demikian, lonjakan kunjungan wisatawan tetap menjadi tantangan tersendiri bagi kebersihan Kota Batu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.