KabarBaik.co, Jember – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember memperkokoh komitmennya dalam memberikan jaminan sosial di sektor pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui perluasan kerja sama perlindungan bagi mahasiswa magang di Politeknik Negeri Jember (Polije).
Melalui sinergi ini, para mahasiswa yang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang akan terlindungi oleh dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Hal ini memberikan payung perlindungan atas risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi selama mahasiswa beraktivitas di dunia usaha maupun industri.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember, Dadang Komarudin, menegaskan bahwa mahasiswa magang memiliki risiko kerja yang setara dengan pekerja profesional, terutama bagi mereka yang terjun di sektor teknis, manufaktur, dan lapangan.
“Mahasiswa magang adalah bagian dari ekosistem tenaga kerja masa depan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan optimal sehingga proses pembelajaran di dunia kerja dapat berjalan dengan tenang,” ujar Dadang, Jumat (27/2).
Pihak Politeknik Negeri Jember menyambut positif inisiatif ini. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dinilai memberikan rasa aman tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi orang tua.
Selain itu, program ini menjadi sarana edukasi dini bagi generasi muda mengenai pentingnya jaminan sosial sebelum mereka benar-benar memasuki dunia kerja secara profesional. (*)






