KabarBaik.co – Operasional perjalanan kereta api di lintas utara Pulau Jawa pascabanjir di wilayah Pekalongan terus menunjukkan perkembangan positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan pemulihan prasarana berjalan sesuai rencana, sehingga perjalanan kereta api dari dan menuju Surabaya, termasuk relasi Jakarta, berangsur kembali membaik.
Seiring membaiknya kondisi jalur, KAI telah meningkatkan kecepatan perjalanan kereta api pada petak jalan Pekalongan–Sragi menjadi 40 kilometer per jam. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator bahwa prasarana yang sebelumnya terdampak genangan banjir kini semakin aman dan layak dilalui.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa peningkatan kecepatan dilakukan setelah rangkaian pekerjaan perbaikan intensif serta pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana selesai dilaksanakan.
“KAI secara bertahap meningkatkan kecepatan perjalanan kereta api di jalur Pekalongan–Sragi menjadi 40 km/jam setelah prasarana dinyatakan aman dan layak operasi. Evaluasi teknis di lapangan terus dilakukan, dan kecepatan akan ditingkatkan kembali secara bertahap sesuai hasil pemeriksaan, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” ujar Mahendro, Rabu (21/1).
Ia menambahkan, pemulihan lintas utara tersebut memberikan dampak positif terhadap kelancaran perjalanan kereta api jarak jauh, termasuk layanan kereta api relasi wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta maupun sebaliknya. Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, KAI juga terus memperkuat koordinasi lintas unit serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Namun, demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa pemulihan prasarana, KAI Daop 8 Surabaya masih melakukan sejumlah penyesuaian operasional. Salah satunya dengan membatalkan dua perjalanan kereta api tambahan, yakni KA 7001A Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pada 20–22 Januari 2026, serta KA 7003A Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir pada 21–26 Januari 2026. Atas penyesuaian tersebut, KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI memberikan fasilitas pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan, maupun penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses pengembalian dana (refund) dan penjadwalan ulang (reschedule) dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center KAI 121.
Berdasarkan data sementara, terhitung sejak Jumat, 16 Januari 2026 hingga Rabu, 21 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 4.889 penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya telah melakukan pembatalan tiket. “KAI berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan operasional secara aman dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan, serta memastikan setiap langkah yang diambil selalu mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api,” tutup Mahendro.







