Lonceng Sekolah Tak Lagi Berbunyi: 85 Siswi SD Tewas Tertimbun Reruntuhan Rudal AS-Israel

oleh -20 Dilihat
SEKOLAH DI BOM
Eskalasi konflik di Iran. (Antara)

KabarBaik.co, Iran – Halaman Sekolah Dasar (SD) Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, biasanya riuh oleh derap langkah 170 siswi kecil yang bersiap meniti masa depan. Namun, keceriaan di pesisir Selatan Iran itu seketika padam. Berganti keheningan yang memekakkan telinga setelah hantaman rudal Amerika Serikat-Israel meluluhlantakkan bangunan sekolah tersebut.

Hingga hari ini, tangis histeris para orang tua pecah saat tim penyelamat mengevakuasi jenazah demi jenazah dari balik beton yang hancur. Jumlah korban jiwa kini melonjak drastis menjadi 85 anak, Semuanya adalah bocah perempuan berusia antara 7-12 tahun.

Seorang staf sekolah yang selamat dari maut menceritakan momen horor tersebut dengan suara bergetar. Ia sedang melangkah keluar gerbang sekolah untuk sebuah urusan ketika sebuah ledakan dahsyat mengguncang bumi. “Dalam hitungan detik, sebuah rudal menghantam gedung. Saya merasa seperti bisu. Saya tidak bisa berbicara,” ungkapnya sambil terisak dalam video yang beredar.

Saat ia berlari kembali ke arah sekolah, pemandangan yang menyambutnya bukan lagi ruang kelas yang rapi, melainkan puing-puing berdarah. Gadis-gadis kecil yang biasanya dilihat bermain setiap hari, kini ditemukan tak bernyawa di berbagai sudut.

“Saya melihat tubuh mereka tergeletak di bangku kelas dan di antara reruntuhan. Tempat ini telah berubah menjadi rumah duka,” tambahnya.

Kantor berita Iran, Tasnim dan Fars, melaporkan bahwa serangan terjadi tepat saat jam pelajaran berlangsung, membuat para siswi tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri. Bangunan sekolah dasar khusus putri tersebut rata dengan tanah, menjebak hampir seluruh penghuninya di bawah gundukan material bangunan.

Pihak kehakiman Iran mengonfirmasi bahwa evakuasi masih terus dilakukan dengan sangat hati-hati. Kekhawatiran masih menyelimuti warga setempat karena jumlah korban diprediksi bisa menembus angka 100 jiwa, mengingat luka parah yang dialami para penyintas dan laporan anak yang masih dinyatakan hilang.

Kini, sekolah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk belajar telah berubah menjadi titik nol tragedi kemanusiaan. Serangan ini menambah panjang daftar korban dalam eskalasi konflik di kawasan tersebut, di mana sebelumnya dilaporkan total korban tewas akibat serangan AS-Israel ke Iran telah melonjak hingga 555 orang.

Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih berjuang menyelamatkan siswi-siswi yang mengalami luka kritis, sementara para orang tua di Minab hanya bisa terduduk lemas di depan reruntuhan, menanti kepastian dari balik puing-puing sekolah yang kini bisu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.