KabarBaik.co – Longsor kembali terjadi di jalur provinsi penghubung Malang-Kediri. Setelah sebelumnya tembok penahan tanah (TPT) tebing di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dilaporkan longsor, sehari berselang peristiwa serupa kembali terulang pada Rabu (14/1) malam.
Peristiwa terbaru terjadi di tebing Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon. Material longsor sempat menutup sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas Malang-Kediri.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pujon dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.
“Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Pujon dan sekitarnya menyebabkan tebing di Desa Sukomulyo mengalami longsor,” ujar Sadono, Kamis (15/1). Ia menjelaskan, tebing dengan tinggi sekitar 30 meter, lebar 10 meter, dan ketebalan material longsor mencapai tiga meter runtuh dan menutup sebagian jalur provinsi penghubung Malang-Kediri.
Diberitakan sebelumnya, longsor TPT di tebing Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang terjadi pada Selasa (13/1) dan juga sempat menghambat akses lalu lintas Malang-Kediri.
Penanganan longsor terbaru melibatkan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Dinas Perhubungan, PMI Kabupaten Malang, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Polsek Pujon, Koramil Pujon, relawan, perangkat desa, hingga masyarakat setempat. “Penanganan dan pembersihan material longsor di badan jalan telah selesai dilakukan Rabu malam,” jelas Sadono.
Pada Kamis (15/1), arus lalu lintas di jalur tersebut dilaporkan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. “Saat ini material longsor sudah dibersihkan dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” pungkasnya. (*)







