Mahasiswa KKN Unair di Gresik Kembangkan Alat Monitoring Tanaman, Dorong Efisiensi Pertanian Lokal

oleh -1038 Dilihat
WhatsApp Image 2025 01 16 at 13.05.14 scaled
Mahasiswa KKN UNAIR Surabaya di Desa Masangan, Kecamatan Bungah, Gresik, saat mengenalkan alat monitoring tanaman. (Foto: Muhammad Wildan Zaky)

KabarBaik.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya di Desa Masangan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, berhasil menciptakan inovasi yang mendukung sektor pertanian lokal.

Tidak sekadar menjalankan program konvensional seperti pembuatan plang jalan, mereka memperkenalkan alat monitoring tanaman yang dapat menyiram tanaman secara otomatis berbasis teknologi untuk membantu petani dalam menjaga kelembaban tanah secara efisien.

Ketua KKN Unair Desa Masangan, Sadrina Pramesti, menjelaskan bahwa inovasi ini berawal dari rencana pembuatan robot. Namun, setelah melakukan survei mendalam, mereka mendapati bahwa sebagian besar warga desa bekerja sebagai petani.

“Kami akhirnya memutuskan menciptakan alat penyiraman otomatis agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Sadrina, Kamis (16/1).

Program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda dari Karang Taruna, IPNU, dan komunitas pertanian. Mahasiswi Fakultas Hukum Unair itu menekankan pentingnya memberdayakan pemuda untuk mendukung keberlanjutan inovasi ini.

“Kami berharap pemuda desa dapat memahami teknologi ini sehingga mereka mampu mengajarkannya kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Zahid Aini, mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Unair yang menjadi penanggung jawab teknis, menjelaskan cara kerja alat tersebut.

“Alat ini dilengkapi sensor kelembaban tanah yang terhubung ke modul ISB 32 sebagai alat kontrol. Data dari sensor dikirim ke perangkat smartphone melalui internet, sehingga pengguna bisa memantau dan mengatur penyiraman, baik secara otomatis maupun manual,” papar Zahid.

Ia juga menjelaskan keunggulan efisiensi alat ini. “Jika sensor mendeteksi tanah sudah lembab, keran akan otomatis menutup. Sebaliknya, saat tanah kering, keran akan terbuka dan menyiram secara otomatis. Dengan cara ini, petani dapat menjaga kelembaban tanah secara optimal, menghindari risiko tanaman terlalu kering atau tergenang air,” imbuhnya.

Alat penyiraman otomatis ini dirancang agar mudah diterapkan di berbagai jenis lahan pertanian. Menurut Zahid, proses pembuatannya hanya memerlukan waktu sehari, dengan penyesuaian tambahan pada bahan PVC untuk kebutuhan lahan tertentu.

Masyarakat Desa Masangan menyambut inovasi ini dengan antusias. “Alat ini sangat bermanfaat, terutama untuk perkebunan buah-buahan. Kami tidak perlu lagi repot menyiram tanaman secara manual setiap hari,” ujar seorang petani setempat yang telah menggunakan alat tersebut.

Inovasi ini juga mendapat perhatian dari pemerintah setempat, yang menilai program seperti ini relevan untuk mendorong efisiensi pertanian di daerah lain.

Program KKN di Desa Masangan ini menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi sederhana dapat memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat. Selain mempermudah pekerjaan petani, alat monitoring tanaman dengan fitur penyiraman otomatis seperti ini juga mendorong penerapan pertanian cerdas (smart farming) di tingkat lokal.

Mahasiswa KKN Unair berharap inovasi ini dapat diadopsi oleh desa-desa lain di Kabupaten Gresik. Dengan dukungan pemerintah setempat, mereka optimistis program ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian modern di wilayah Gresik.

Ke depan, mahasiswa KKN Unair merencanakan penyempurnaan alat ini dengan langkah uji coba lebih lanjut agar dapat diterapkan di lebih banyak jenis tanaman, serta memperluas pelatihan kepada masyarakat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi berbasis teknologi di tingkat kabupaten. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.