KabarBaik.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah, Gresik menghadirkan inovasi penyiraman tanaman otomatis berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Gresik. Inovasi ini lahir dari tema KKN tahun ini, “Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pekarangan Pangan Lestari.”
Dengan bimbingan dosen pendamping M. Anwar Aini dan Nailul Iza, para mahasiswa merancang alat yang mampu mendeteksi kebutuhan air tanaman secara cerdas. Lebih jauh, sistem ini juga bisa dikendalikan lewat telepon genggam (smartphone), sehingga memudahkan petani maupun warga desa dalam perawatan.
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tebuwung memberikan apresiasi tinggi atas inovasi ini. Bagi mereka, alat tersebut menjawab kebutuhan efisiensi waktu dan tenaga, terutama di tengah keterbatasan air serta aktivitas harian petani.
Dukungan juga datang dari ibu-ibu rumah tangga yang melihat manfaat langsung bagi kebun pekarangan mereka yang ditanami sayur dan kebutuhan pangan sehari-hari.
“Kepala desa bersama tokoh masyarakat menilai hadirnya teknologi sederhana namun cerdas ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program ketahanan pangan keluarga,” ujar dosen pendamping M. Anwar Aini, Minggu (14/9).
Anwar berharap, alat penyiram otomatis itu tidak berhenti sebagai proyek KKN semata. Ia mendorong agar inovasi ini terus digunakan sekaligus dikembangkan masyarakat desa demi meningkatkan produktivitas pekarangan dan memperkuat kemandirian pangan rumah tangga.
“Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, kegiatan KKN Universitas Qomaruddin di Desa Tebuwung ini menjadi contoh bahwa teknologi modern dapat berpadu dengan kearifan lokal untuk menciptakan solusi nyata bagi kebutuhan desa,” pungkasnya.(*)






