Mahasiswa Untag Surabaya Kenalkan Teknologi Pirolisis, Ubah Limbah Kotoran Sapi Jadi Briket di Mojokerto

oleh -107 Dilihat
Screenshot 20260111 193308 1
Mahasiswa Untag Surabaya mendemonstrasikan penggunaan tungku pirolisis sederhana untuk mengolah kotoran sapi menjadi briket kepada peternak di Dusun Pringwulung, Mojokerto.

KabarBaik.co – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) tungku pirolisis sederhana di Dusun Pringwulung, Desa Bendungan Jati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang berlangsung mulai 7 hingga 18 Januari 2026 ini menyasar UMKM Peternakan Sapi Pringwulung sebagai upaya optimalisasi pengelolaan limbah peternakan berbasis energi terbarukan.

Limbah kotoran sapi yang sebelumnya kerap menimbulkan polusi bau dan risiko pencemaran lingkungan, kini diolah menjadi produk energi alternatif berupa briket biomassa melalui proses pirolisis.

Kepala Desa Bendungan Jati, Dadang Saifuddi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dibawa oleh para mahasiswa tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kebutuhan warga.

“Teknologinya sederhana, mudah diterapkan, dan sangat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah limbah peternakan,” ujar Dadang, Minggu (11/1).

Dosen Pendamping kegiatan, Dr. Tan Evan Tandiyono menjelaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar memberikan alat, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan keterampilan mitra peternak.

“Mitra kini mampu melakukan proses mulai dari persiapan bahan baku kotoran sapi, pengarangan, hingga pencetakan briket dengan teknik yang benar,” jelas Tan Evan.

Ia menambahkan, pengolahan limbah ini ditargetkan mampu memproduksi briket biomassa sebanyak 50 hingga 75 kilogram per minggu, yang memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi peternak.

Selain menghasilkan energi alternatif, teknologi ini efektif menekan polusi bau serta risiko pencemaran air akibat penumpukan limbah organik di sekitar kandang.

Program ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa lintas disiplin yang terdiri dari Danendra Raditya Ramiro, Muhammad Bangun Saputra, Diana Eka Shintia, Fitrah Yunanda, dan Achmad Alifi Albastomi.

Melalui kolaborasi lintas keilmuan ini, mahasiswa Untag Surabaya berharap teknologi pirolisis sederhana dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sebagai solusi lingkungan dan sumber energi murah.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.