Makam Bung Karno di Kota Blitar Jadi Magnet Wisata Nataru

oleh -578 Dilihat
183b3cce e8b5 471f 87bf 5dd0352b91f7
Makam Bung Karno Kota Blitar. (Foto: Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar mulai menyiapkan strategi pengelolaan wisata di Makam Bung Karno (MBK). Destinasi utama Kota Blitar itu diprediksi mengalami lonjakan kunjungan dibandingkan hari biasa.

Plt Kepala Disbudpar Kota Blitar Rike Rochmawati, menyebut Makam Bung Karno memiliki daya tarik terbesar pada periode akhir tahun. Karena itu, pemerintah daerah menekankan aspek kebersihan dan ketertiban di kawasan wisata.

“MBK juga menjadi potensi Kota Blitar. Apalagi di akhir tahun atau saat Nataru, kami lebih menekankan kepada teman-teman di kawasan, baik ketertiban maupun kebersihan,” ujarnya, Selasa (9/12)

Menurut Rike, Disbudpar sudah mengumpulkan pengelola kawasan wisata untuk menyampaikan arahan teknis persiapan Nataru. Selain itu, langkah mitigasi bencana menjadi perhatian agar pelayanan kepada wisatawan tetap maksimal.

“Menghadapi Nataru, kita sudah mengumpulkan pengelola kawasan wisata dan memberikan arahan. Akhir-akhir ini kami juga memberikan langkah-langkah mitigasi bencana,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengamanan dan skema pelayanan wisata dijalankan bersama OPD terkait, terutama untuk antisipasi lonjakan kunjungan di MBK dan destinasi sekitar.

“Kita juha berkolaborasi dengan OPD terkait untuk pengamanan Nataru,” tegas Rike.

Pada libur Nataru kali ini, Disbudpar menargetkan kunjungan mencapai sekitar 25.000 wisatawan, naik dari angka rata-rata kunjungan reguler yang berada di kisaran 15.000–20.000 orang per bulan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.