KabarBaik.co – Aksi percobaan pencurian disertai kekerasan terjadi di Jalan Merah Delima Ruko Sentraland Blok F 83 Toko Ishek Jaya, Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Sabtu (17/1) malam.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Namun beruntung, aksi pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) pisau itu berhasil digagalkan setelah korban berteriak.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram membenarkan adanya pencurian disertai kekerasan tersebut. Korban adalah bos toko beras bernama Sahara Heksa, 54, asal Desa Petiken, Driyorejo.
“Sekitar pukul 19.00 WIB korban hendak menutup tokonya. Tiba-tiba pelaku Sendhi Kurniawan, 36 tahun asal Denpasar, datang dengan dalih mau membeli beras. Oleh korban, pelaku diminta datang besok karena toko mau tutup, akan tetapi pelaku beralasan mau keluar kota besoknya,” ungkap Musihram, Minggu (18/1).
Sahara lantas mempersilakan pelaku untuk masuk ke dalam toko. “Pada saat korban berjalan masuk, pelaku langsung mengalungkan pisau ke leher korban,” terangnya.
Tidak tinggal diam, korban berusaha melawan dan berteriak meminta tolong. Teriakan itu akhirnya terdengar oleh warga sekitar yang langsung membantu mengamankan pelaku.
Sendhi berhasil dilumpuhkan dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian. Nyawa korban masih selamat kendati harus menderita luka sayat di bagian leher.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku berniat melakukan pencurian di toko beras tersebut. “Motifnya persoalan ekonomi. Rencananya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku dan korban saling kenal,” pungkas Musihram.
Sendhi telah diamankan di kantor polisi. Perantau asal Kota Denpasar, Bali itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)







