KabarBaik.co – Menjelang dimulainya pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi pada 27-29 Agustus 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi terus memperkuat koordinasi dengan berbagai elemen penting di daerah.
Dalam upaya memastikan proses Pemilihan Kepala Daerah Serentak berjalan lancar, KPU Banyuwangi menggelar Rapat Koordinasi Teknis bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan partai politik tingkat kabupaten.
Rapat ini menjadi momentum penting bagi KPU Banyuwangi untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pemilihan yang transparan dan efisien.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyuwangi, Anang Lukman Afandi, mengatakan bahwa sinergi antar-lembaga menjadi kunci utama dalam mengantisipasi tantangan yang mungkin timbul selama masa pendaftaran dan tahapan lainnya.
“Kerja sama intensif ini adalah langkah strategis kami untuk mengantisipasi potensi kendala, terutama mengingat adanya perubahan aturan dalam syarat pencalonan pasca putusan Mahkamah Konstitusi,” ungkap Anang.
Tidak hanya soal teknis penyelenggaraan, kesiapan calon juga menjadi topik utama yang dibahas dalam rapat tersebut.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Banyuwangi, Edi Syaiful Anwar, mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat utama pencalonan.
“Kami mengimbau kepada seluruh bakal calon untuk mempersiapkan diri dengan baik, karena pemeriksaan kesehatan akan berlangsung intensif selama dua hari di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang,” jelas Edi.
Dengan tinggal beberapa hari lagi menuju pembukaan pendaftaran, KPU Banyuwangi berharap seluruh pihak yang terlibat, baik penyelenggara maupun peserta, dapat bersinergi dan berkomitmen untuk menciptakan pilkada yang aman, adil, dan bebas dari hambatan.
Foto : Rakor KPU Banyuwangi bersama Forkopimda dan Perwakilan Parpol








