KabarBaik.co – Kumpul rayakan pesta anniversary komunitasnya, 161 remaja digerebek polisi lantaran juga berpesta miras dan membawa senjata tajam di salah satu villa Desa Made, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam (12/10).
Kabag Ops Polres Mojokerto Kompol Hendro Susanto, menyebut bahwa razia dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat setempat terkait adanya kegiatan yang melibatkan banyak anak muda yang mengarah kepada kegiatan pesta minuman keras (miras).
“161 pemuda dari berbagai daerah yang tergabung dalam komunitas itu berhasil kami amankan saat sedang berpesta di sebuah villa di kawasan Desa Made, Pacet. Miras dan berbagai bendera komunitas bahkan juga sejumlah senjata tajam kami amankan,” ungkap Kompol Hendro, Minggu (13/10).
Dari hasil pendataan sementara, terdapat 161 laki laki dan empat perempuan dari berbagai daerah di Jawa Timur yang berada dalam salah satu villa di Desa Made, Pacet tersebut.
“Asal mereka dari Mojokerto sendiri, Surabaya, Madiun, Sidoarjo, Nganjuk, dan Bojonegoro,” jelasnya.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan, ratusan pemuda beserta barang bukti tersebut dibawa ke Polres Mojokerto untuk dilakukan pendataan awal.
“Kami masih mendalami apakah ada keterlibatan mereka dalam aktivitas gangster, perlu proses pendalaman kami,” pungkasnya.
Sedang marak di Mojokerto sejumlah video di media sosial yang dilakukan anak-anak muda bahkan masih pelajar bergaya sok jagoan dengan membawa senjata tajam meresahkan masyarakat. Hingga akhirnya polisi meningkatkan pengamanan wilayah dan menangkap beberapa pemuda yang ditengarai anggota gangster. (*)






