KabarBaik.co – Sepanjang tahun 2025, kondisi jalan rusak di Kabupaten Gresik mendapat perhatian serius dari Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Hingga 29 Desember 2025, sedikitnya 1.511 titik kerusakan berhasil ditangani, mulai dari lubang kecil hingga kerusakan konstruksi di sejumlah ruas strategis.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Gresik Eddy Pancoro, menyebutkan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di ruas kabupaten namun juga merambah sebagian jalan desa, provinsi, hingga nasional.
“Kalau total kerusakan ya ada ratusan ribu. Karena kita juga memperbaiki jalan provinsi dan jalan nasional, tentunya setelah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Eddy, Senin (29/12).
Jenis penanganan yang dilakukan pun bervariasi. Tidak hanya sekadar tambal sulam aspal, namun termasuk perbaikan paving, pengecoran atau betonisasi, hingga pekerjaan teknis lain yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan.
Pengerjaan dilaksanakan merespons aduan masyarakat, pengajuan proposal, hingga program kerja rutin yang sudah terjadwal.
“Namun untuk jalan nasional dan provinsi, kami harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi yang memiliki kewenangan,” tambah Eddy.
Baca Juga: DPUTR: 48 Persen Jalan Kabupaten Gresik Kondisi Baik
Meski angka 1.511 titik terbilang besar, angka tersebut belum final. Tim URC disebut masih terus bergerak setiap hari, sehingga jumlahnya berpotensi bertambah hingga akhir tahun.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUTR Gresik, Dhiannita Tri Astuti, mengakui kebutuhan anggaran untuk perbaikan jalan terus meningkat seiring beban pekerjaan di lapangan.
Ia memastikan bahwa alokasi anggaran untuk URC akan diprioritaskan pada tahun 2026. “Karena memang sangat dibutuhkan. Terus terang anggaran tahun ini masih kurang,” ucap Dhiannita.
Menurutnya, tambahan anggaran diharapkan dapat mendukung penanganan infrastruktur lain seperti perbaikan paving dan jembatan yang menjadi permintaan publik.
“Kebijakan penambahan anggaran tersebut juga sudah kami konsultasikan dengan DPRD,” pungkasnya.(*)






