Mas Dhito Bakal Agendakan Pertemuan Rutin RT/RW di Kabupaten Kediri

oleh -49 Dilihat
a58d076d 3ecf 489f a0f7 1186ee5ec5a8
Calon bupati Kediri nomor urut 2 Hanindhito Himawan Pramana saat kampanye. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Calon bupati (Cabup) Kediri nomor urut 2 Hanindhito Himawan Pramana menggagas pertemuan rutin dengan Ketua RT/RW jika nantinya kembali terpilih memimpin Kabupaten Kediri di periode kedua.

Mas Dhito, sapaannya, menyampaikan bahwa setiap turun ke masyarakat, salah satu yang menjadi keluhan, terkait bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Penyaluran bantuan itu diakui masih menjadi pekerjaan rumah bagi kepala daerah.

“Nanti Ketua RT/RW akan kita kumpulkan, kita lakukan pertemuan rutin pelaksanaannya sebelum musrenbangdes, ” katanya saat bertemu dengan warga Desa Maesan Kecamatan Mojo, Rabu (2/10).

Sebagai ujung tombak dalam penyampaian program pemerintah, RT/RW dinilai mengetahui kondisi masyarakatnya. Melalui pertemuan itu diharapkan dapat melakukan update data warga yang patut menerima bantuan sosial.

Disisi lain, pertemuan itu dipilih sebelum pelaksanaan Musrenbangdes tujuannya untuk mengetahui detail persoalan atapun kebutuhan dari masyarakat. Dengan begitu kepala daerah dapat mengetahui program yang dibutuhkan masyarakatnya.

“Karena kita dalam membuat program itu, lebih memilih program yang menyentuh masyarakat, yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap cabup yang berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa tersebut.

Disampaikan Mas Dhito, menjadi tanggung jawab bupati, yakni memastikan pelayanan dasar bagi masyarakat. Yakni, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial.

Sebagai contoh, di bidang infratruktur, Mas Dhito mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pemerataan pembangunan di desa. Realisasi program BKK di Desa Maesan yakni untuk pembangunan jalan rabat beton tepatnya di Dusun Darungan.

Selain BKK untuk desa, salah satu program prioritas Mas Dhito di bidang infrastruktur yang terealisasi di Kecamatan Mojo yakni Jembatan Ngadi. Jembatan penghubung Kabupaten Kediri dan Tulungagung itu berhasil dibangun pada kepemimpinan Mas Dhito periode pertama.

“Dengan kita bangun Jembatan Ngadi, sekarang warga tidak harus lagi memutar untuk ke Tulungagung,” tutur Mas Dhito.

Sementara itu, strategi membangun komunikasi lewat dialog untuk meyelesaikan masalah yang dilakukan Mas Dhito mendapatkan apresiasi warga. Penjelasan yang diberikan pun dinilai mudah dimengerti masyarakat awam.

“Piyantune sae, remaket kaliyan wargo. Mugi-mugi dados bupati malih (orangnya baik, dekat dengan warga. Semoga kembali terpilih menjadi bupati), ” doa nenek Kedah, salah satu warga Desa Maesan. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.