KabarBaik.co – Suasana haru menyelimuti acara Apel Selawat Kebangsaan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Balung, Jember. Zaelani, seorang penjual es krim dengan disabilitas fisik tak kuasa menahan tangis ketika dagangannya tiba-tiba diserbu oleh puluhan peserta.
Ia tampak tergetar saat melayani pembeli dan membagikan stik kayu es krim. “Ayo, ayo, es krim gratis lo ini!” teriak salah seorang ibu yang menikmati es krim sambil memanggil rekan-rekannya. Momen tak terduga ini sontak membuat Zaelani terharu.
Zaelani, warga Glundengan, Wuluhan, sehari-hari berjuang menjajakan es krim menggunakan sepeda motor roda tiga. Kondisi disabilitas fisik menjadi tantangan tersendiri dalam mencari nafkah.
“Kadang laku Rp 30 ribu, kadang cuma Rp 20 [ribu],” ungkap pria berusia sekitar 50 tahun ini, Selasa (9/12).
Namun, rezeki tak terduga datang bak durian runtuh. Bupati Jember, Gus Fawait, yang juga hadir dalam acara tersebut langsung menghampiri dan memborong seluruh dagangan Zaelani.
“Ayo, semua silakan ambil dagangan Pak Zaelani, gratis, saya yang bayar!” tegas Gus Fawait.
Aksi spontan ini membuat Zaelani amat senang dan bersyukur. “Ini kali pertama saya bertemu Bupati Gus Fawait. Alhamdulillah, tidak disangka-sangka,” ungkapnya penuh haru.
Berkat kebaikan Gus Fawait, Zaelani pulang tidak dengan tangan kosong. Seluruh dagangannya ludes terjual. Ia kini memegang uang sebesar Rp 500 ribu, sebuah rezeki yang pasti akan membuat istrinya tersenyum bahagia. (*)







