Menhaj Dorong UMKM Lokal Penuhi Kebutuhan Konsumsi Jemaah Haji 2026

oleh -380 Dilihat
kemenhaj scaled
Menhaj RI M. Irfan Yusuf saat bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Ist/Kemenhaj RI)

KabarBaik.co – Pemerintah terus membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas. Salah satunya melalui pemenuhan konsumsi jemaah pada penyelenggaraan haji 1447H/2026M. Komitmen ini kembali ditegaskan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf, saat melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur.

Dalam agenda tersebut, Irfan Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah ingin memberi panggung lebih luas bagi produk lokal agar bisa ikut serta dalam rantai layanan konsumsi jemaah.

“Pemerintah dalam hal ini Kemenhaj RI mendorong pelaku UMKM lokal dalam pemenuhan konsumi pada penyelenggaraan haji 1447H/2026M. Kami mendukung pelibatan UMKM lokal yang tentunya berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” kata Irfan Yusuf di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Kunjungan ke Jawa Timur juga diisi dengan sesi uji coba makanan siap saji produksi UMKM daerah. Menurutnya, produk-produk tersebut tidak hanya layak, tetapi juga memiliki peluang besar untuk masuk dalam layanan konsumsi jemaah.

“Kami diajak gubernur Jawa Timur untuk mencoba makanan ready to eat produk lokal mereka, tentunya ini potensi sekaligus peluang besar untuk dioptimalkan bagi UMKM lokal,” sambung Menhaj.

Selain membahas keterlibatan UMKM, Irfan Yusuf juga berdiskusi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait berbagai persiapan penyelenggaraan haji 2026. Mulai dari kesiapan Asrama Haji Sukolilo, Kantor Kanwil Kemenhaj, PLHUT, hingga skema kuota haji reguler dan Petugas Haji Daerah (PHD).

“Kemenhaj dan Pemprov Jawa Timur sudah berkoordinasi secara intens dalam persiapan mendukung pelaksanaan ibadah haji 2026. Khusus PHD kami sampaikan maksimal pejabat setara eselon IV yang terlibat dalam petugas haji daerah demi layanan prima kepada jemaah haji,“ ujar Gus Irfan.

Ia juga menyinggung kesiapan infrastruktur layanan di tingkat kabupaten/kota.

“Sementara bagi kabupaten/kota yang belum memiliki gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) yang nantinya menjadi kantor Kemenhaj, layanan haji dan umrah masih bergabung dengan Kemenag,” tutup Gus Irfan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.