Misi Dagang Jatim–Singapura Dipimpin Gubernur Khofifah, Catat Transaksi Tertinggi Rp 4,16 Triliun

oleh -299 Dilihat
IMG 20251114 WA0000
Capaian ini sekaligus menjadi transaksi tertinggi sepanjang pelaksanaan misi dagang Jawa Timur dengan negara mitra sejak 2022.

KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Misi Dagang dan Investasi atau East Java Trade and Investment Forum 2025 antara Provinsi Jawa Timur dan Singapura.

Kegiatan yang digelar di KBRI Singapura, 7 Chatsworth Road, Kamis (13/11), itu mencatatkan hasil gemilang dengan nilai transaksi menembus lebih dari Rp 4,163 triliun melalui 21 kesepakatan dagang.
Capaian ini sekaligus menjadi transaksi tertinggi sepanjang pelaksanaan misi dagang Jawa Timur dengan negara mitra sejak 2022.

Khofifah menjelaskan, misi dagang ini menjadi sarana penting untuk mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dengan calon buyer dari Singapura. Melalui forum ini, pemerintah berupaya membuka peluang pasar baru, memperkuat akses industri, serta mendorong investasi secara lebih terintegrasi.

“Forum ini juga menjadi momentum untuk memetakan ulang kebutuhan pasar di Singapura dan melihat potensi produk Jawa Timur yang mampu mengisinya,” ujarnya.

Misi Dagang Jatim–Singapura merupakan pelaksanaan keenam yang digelar Pemprov Jatim di negara mitra. Sebelumnya, misi serupa telah berhasil dilaksanakan bersama Arab Saudi dan Malaysia pada 2022, Timor Leste dan Hong Kong pada 2023, serta Jepang pada 2024.

Tahun ini, sebanyak 31 pelaku usaha dari Jawa Timur dan 60 pelaku usaha dari Singapura berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Beragam komoditas ditawarkan dalam pertemuan bisnis ini, di antaranya:

Pertanian: aneka keripik, gula aren, minuman herbal, cokelat, rempah-rempah, beras porang, tembakau, kopi, buah segar dan beku, edamame, mukimame, hingga berbagai sayuran.

Perikanan: ikan kaleng, ikan segar, ikan beku, dan berbagai olahan.

Peternakan: DOC layer.

Multi produk: sepeda, bioteknologi, rumput laut, bubuk agar, parfum, skincare, tisu, kemasan rokok, fashion ecoprint, aplikasi digital, hingga perdagangan karbon.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kerja sama ekonomi dan investasi antara Jawa Timur dan Singapura semakin kuat serta memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan kedua pihak,” tambah Khofifah.

Pada periode Januari–Agustus 2025, Jawa Timur mencatat surplus perdagangan USD 379,19 juta dalam hubungan dagang dengan Singapura. Nilai ekspor nonmigas mencapai USD 845,53 juta, sementara impor berada pada angka USD 466,34 juta.

Geliat ekonomi Jatim juga menunjukkan tren positif. Pada Triwulan III 2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,22 persen (yoy), melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5,04 persen. Provinsi ini turut menyumbang 14,54 persen terhadap PDB nasional dan 25,65 persen terhadap PDRB Pulau Jawa.
Struktur ekonomi Jatim masih ditopang oleh tiga sektor utama: industri pengolahan (31,16 persen), perdagangan (18,31 persen), serta pertanian (11,98 persen).

Menurut Khofifah, potensi besar sektor agro—meliputi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan—menjadi kekuatan yang menempatkan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas.

Pada Januari–September 2025, kontribusi Jawa Timur terhadap kinerja ekspor nasional mencapai 10,58 persen, menjadikannya provinsi dengan kontribusi ekspor terbesar kedua di Indonesia. Nilai ekspor Jatim mencapai USD 22,91 miliar, dengan ekspor nonmigas mendominasi hingga 97,98 persen.

Komoditas unggulan ekspor Jatim ke Singapura antara lain perhiasan, tembakau, produk kimia, mesin mekanik dan listrik, kakao, produk farmasi, ikan dan udang, serta kayu dan kertas.

Sementara itu, komoditas impor Jatim dari Singapura meliputi perhiasan, plastik, bahan kimia organik, produk farmasi, mesin, minyak atsiri, kosmetik, sabun, timah, dan berbagai makanan olahan.

Khofifah menegaskan bahwa hubungan dagang Jatim dan Singapura masih memiliki ruang pengembangan yang sangat besar, terutama seiring meningkatnya kebutuhan informasi dan terbukanya peluang pasar di kawasan Asia Tenggara.

“Mari manfaatkan misi dagang ini sebaik-baiknya agar mampu membuka peluang baru, meningkatkan volume perdagangan, dan memperkuat jaringan bisnis antara Jawa Timur dan Singapura,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan empat komitmen transaksi dagang antara pelaku usaha Jatim dan Singapura, yaitu CV Miracle Agro Spices – Openwave Computing Singapore Pte Ltd, Mitra Tani – Dio Yago Trading, PT Pratama Spices Indonesia – Whizmeal Pte Ltd, dan PT Charoen Pokphand Jaya Farm – N&N Agriculture Pte Ltd.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.