Misteri di Balik Tragedi Besuki: Tiga Pekan Berlalu, Ini Janji Kapolres Baru Situbondo

oleh -211 Dilihat
1768779641259

KabarBaik.co- Tepat tiga pekan telah berlalu sejak tragedi memilukan mengguncang Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki. Namun hingga saat ini, tabir gelap yang menyelimuti kematian tragis Muhammad Hasim, 58, istrinya Suningsih 38, dan putri mereka Umi Rahmania, 18, masih belum juga tersingkap. Kematian satu keluarga secara bersamaan pada 28 Desember 2025 lalu ini menyisakan tanda tanya besar dan menjadi “PR” berat yang menyita atensi luas dari publik.

​Meski jajaran Satreskrim Polres Situbondo telah memeriksa belasan saksi dan mengantongi sejumlah alat bukti, sosok di balik aksi keji tersebut masih menjadi misteri. Publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Kapolres Situbondo yang baru, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, untuk menuntaskan kasus yang menjadi perhatian nasional ini melalui investigasi mendalam dan dukungan dari laboratorium forensik.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie berjanji untuk menyelesaikan dan mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga dengan tiga korban tersebut.

“husus kasus yang menonjol yang menjadi ‘PR’ adalah pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Besuki, nanti kami coba selesaikan dengan investigasi mendalam,” kata Kapolres Bayu kepada wartawan pada hari pertama bertugas di Polres Situbondo, Jawa Timur kepada awak media, Rabu.

Untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan satu keluarga itu, dia meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk insan pers, jika mendapatkan informasi terbaru terkait kasus itu. “Kami mohon bantuan kepada rekan-rekan media dan masyarakat untuk memberikan masukan, dan jika ada informasi terbaru sekecil apapun bisa disampaikan kepada kami,” katanya.

Dari hasil autopsi dari RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, ketiga korban meninggal dunia karena gagal nafas dan kehabisan banyak darah, serta terhentinya suplai oksigen ke otak. Jasad korban Suningsih dan putrinya, Umi Rahmania, ditemukan di dalam kamar, sedangkan jasad Muhammad Hasim, ditemukan di antara kamar mandi dan dapur rumahnya.

Di lokasi kejadian, selain mengamankan sebilah pisau yang berada di dalam bak kamar mandi, polisi juga mengamankan lima unit telepon genggam.

Polres Situbondo juga masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Identifikasi Sidik Jari Sistem Otomatis Indonesia (Inafis) serta hasil dari Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur beberapa waktu lalu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.