Momentum Tepat Gresik Phonska Plus Mengawinkan Gelar Livoli dan Proliga 2026

oleh -401 Dilihat
FAIZ ABDALLA

OLEH: FAIZ ABDALLA *) 

SEMPURNA. Gresik Phonska Plus menyapu bersih dua pertandingan awal Proliga 2026 dengan poin sempurna. Mengalahkan Medan Falcons dan Popsivo Polwan tanpa kehilangan satu set pun. Publik Gresik layak bersorak, bangga, dan berbahagia. Karena Popsivo adalah finalis Proliga musim kemarin. Tim kuat yang beberapa musim terakhir selalu menghadang Gresik Phonska Plus, dan musim ini masih dijagokan sebagai kandidat juara.

Pekan lalu pada pertandingan pembuka, Gresik Phonska Plus dengan mudah menghajar Medan Falcons. Tentu, pertandingan itu belum dapat jadi tolak ukur. Karena Medan Falcons memang tim yang diproyeksikan untuk pembinaan pemain Timnas kelompok umur, dan dilatih pelatih Timnas Putri Coach Marcos Sugiyama. Ibaratnya menghadapi tim dengan skuad junior.

Publik pendukung Gresik Phonska Plus baru menaruh perhatian pada pertandingan kedua, melawan Popsivo Polwan, Kamis (15/1) malam. Popsivo diperkuat nama-nama pemain berlabel Timnas, berambisi merebut gelar juara Proliga musim ini. Terlebih, Popsivo telah menyapu dua laga pembuka dengan poin sempurna, salah satunya dengan mengalahkan tim kuat BJB Tandamata Bandung.

Hasilnya, Gresik Phonska Plus bermain sangat determinan. Mengalahkan Popsivo dengan skor 3 set langsung. Variasi serangan dan kualitas defense Gresik Phonska Plus mendapat apresiasi dari publik yang menonton, baik langsung maupun streaming. Netizen langsung membanjiri kolom komentar akun Instagram Gresik Phonska Plus, meninggalkan jejak respon positif atas penampilan semalam di lapangan.

Gresik Phonska Plus tak hanya mengandalkan serangan dua hitter asing, Annie Mitchem dan Aleksandra Bytsenko. Tapi juga agresifitas quicker bintang muda binaan Gresik Phonska Plus, yakni Geofanny Eka. Sesekali, sang kapten Medi Yoku mampu memberi opsi serangan sebagai opposite. Beberapa kali momen, pelatih Gresik Phonska Plus Coach Alessandro Lodi menggunakan formasi memasang 3 pemain spesialis defense jempolan berlabel Timnas di area belakang, yakni Nandita Ayu, Yulis Indah, dan Medi Yoku.

Saat launching tim, publik khususnya pendukung Gresik Phonska Plus sempat meragukan kualitas dua rekrutan asing. Mengingat, keduanya bukan nama baru di Proliga. Untuk disebut buruk sih tidak, tapi ekspektasi pendukung tentu mengharapkan kualitas pemain asing di atas rata-rata, grade A dunia. Apalagi beberapa musim terakhir, Gresik Phonska Plus dinilai kurang memuaskan dalam mendatangkan hitter asing.

Akan tetapi sejauh ini, kehadiran dua pemain asing tersebut menunjukkan progres berarti. Langsung padu menyatu dengan tim. Pengalaman bermain di Proliga memudahkan keduanya beradaptasi dengan tim dan kompetisi. Salah satu warganet menulis komentar di kolom Instagram Gresik Phonska Plus, Kamis (15/1), “Mereka (yang meragukan) melihat Anna tahun kemarin dan Bytsenko 2023, padahal pemain pasti ada kemajuan.” Tulis @kikihidayah12 membela keputusan manajemen Gresik Phonska Plus.

Namun yang perlu dipertimbangkan mengapa Gresik Phonska Plus musim ini layak diperhitungkan, adalah konfigurasi skuad komposisi pemain lokalnya. Seperti diketahui, Gresik Phonska Plus merupakan juara Livoli tiga musim terakhir beruntun. Skuad binaan dari akademi Gresik Phonska Plus telah menjelma menjadi beberapa nama yang menjadi bagian dari regenerasi skuad Timnas di Sea Games 2025.

Tak cukup itu, dua nama pemain senior langganan Timnas yang beberapa musim terakhir memperkuat Gresik Phonska Plus di Livoli, Sheila Bernadheta dan Nandita Ayu, musim ini memilih membela Gresik Phonska Plus di Proliga. Diakui apa tidak, kehadiran dua nama ini sangat memberi pengaruh bagi Gresik Phonska Plus, baik dengan meraihnya gelar juara Livoli selama tiga musim beruntun, juga membersamai transisi pemain-pemain muda binaan Gresik Phonska Plus. Dua nama pemain Timnas yang sarat dengan gelar juara Proliga, bahkan Nandita Ayu merupakan pemain dengan gelar juara Proliga tiga musim terakhir, sejak di BJB, BIN, dan Pertamina.

Untuk menyempurnakan konfigurasi tersebut, manajemen Gresik Phonska Plus pun kembali merekrut beberapa andalan klub Bank Jatim yang berlabel Timnas, yakni Arneta Putri, Rika Dwi Latri, dan Yulis Indah. Arneta merupakan salah satu setter terbaik yang dimiliki Timnas. Hadirnya diharapkan mampu secara bergantian menjadi otak serangan Gresik Phonska Plus, bersama setter muda binaan Gresik Phonska Plus, yakni Ajeng Nurcahya. Ajeng sendiri telah dipanggil memperkuat Timnas senior pada Sea Games 2025 kemarin berkat penampilan apiknya membawa Gresik Phonska Plus juara dalam dua musim terakhir di Livoli.

Konfigurasi lokal tersebut tentu menjadi langkah krusial Gresik Phonska Plus, pondasi berarti, untuk mewujudkan ambisi juaranya. Mengingat secara regulasi, komposisi asing masih diperbolehkan ada pergantian. Tentu yang diharapkan, dua asing yang dimilik saat ini tampil konsisten. Tapi untuk perekrutan pemain lokal, alternatif opsinya tidak seperti itu. Karena itu membangun konfigurasi pemain lokal sejak awal, menjadi langkah krusial tim untuk melaju ke tangga juara.

Hasil sempurna dua laga awal ini, patut disyukuri. Tapi Gresik Phonska Plus tentu harus selalu ingat, bahwa tim-tim yang sangat perkasa dan sempurna di babak regular, seringkali justru loyo saat final four dan akhirnya gagal juara. Maka konsistensi dan strategi berkelanjutan sangat diperlukan.

Menarik, akankah Gresik Phonska Plus mampu mengawinkan gelar juara Livoli dan Proliga musim ini? Sepertinya: Wes wayahe! (*)

*) FAIZ ABDALLA, mantan ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, pegiat literasi Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.