KabarBaik.co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember menyoroti pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di salah satu SMP Negeri.
Ketua Fraksi PDIP, Edi Cahyo Purnomo mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS memang telah usai dan berjalan dengan lancar di semua sekolah.
“Tapi saya mendapat informasi ada salah satu sekolah tepatnya di SMPN 4 Tempurejo yang cukup memprihatinkan, karena saat pelaksanaan MPLS hanya diikuti oleh 5 siswa saja,” kata pria yang biasa disapa Ipung itu, Senin (21/7).
Menurutnya, persoalan ini perlu menjadi perhatian berbagai pihak, khusunya Dinas Pendidikan.
“Hal ini sangat memprihatinkan bagi pendidikan di Jember. Maka dari itu, pihak terkait (Dinas Pendidikan) harus memikirkan solusi untuk bisa memecahkan masalah tersebut,” ungkapnya.
Ipung menyampaikan, salah satu hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dan pihak sekolah ialah dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat sekitar.
“Salah satu terobosan yang harus dilakukan ialah dengan bekerja sama. Dinas Pendidikan melalui UPT di tingkat SMP atau pun kepala sekolah harus memikirkan, memberikan terobosan, karena sejatinya sekolah negeri di Tempurejo ini bukan atas kemauan Pemerintah untuk mendirikan sekolah di sana,” paparnya.
“Dengan jumlah itu harus dicari di mana pokok permasalahanya, itu perlu menjadi fokus pemerintah ke depan.” kata Ipung.
Ia menegaskan bahwa membangkitkan dan mengembalikan semangat masyarakat merupakan tugas dari Pemerintah dan Kepala Sekolah.
“Jelas jika ini dibiarkan maka sekolah-sekolah yang terletak di pinggiran kota akan semakin memprihatinkan,” ungkapnya.
“Jadi bagi kami, ini merupakan tugas penting dari pemerintah dan Kepala Sekolah. Mereka harus bisa mengembalikan semangat masyarakat, karena awal diberdirikannya sekolah itu bukan keinginan pemerintah, tapi permintaan masyarakat situ. Itu yang harus kembali dibangun,” pungkas Ipung. (*)






